radarlamongan.jawapos.com, Lamongan - Peluit panjang dibunyikan wasit.
Para pemain MTs Negeri 1 Babat menutupi wajahnya.
Ada yang tak kuasa menahan tangis.
Mereka kecewa karena tak bisa melaju ke babak berikutnya.
Langkah MTs Negeri 1 Lamongan terhenti di kaki pemain SMP Negeri 1 Turi pada babak 16 besar.
Kegagalan itu juga membuat kelompok suporter MTs Negeri 1 Lamongan angkat koper dari Sport Center Lamongan.
Peluang mereka untuk kembali meraih gelar best supoter menipis.
Sebab, mereka sudah tak bisa beratraksi lagi.
Sementara masih ada beberapa tim yang sebelumnya tanpa membawa suporter, mulai hari ini menjanjikan datang dengan dukungan dari tribun.
“Insya Allah akan kita keluarkan suporter untuk mendukung tim Snesa langsung di Sport Center Lamongan pagi ini,” kata Kepala SMPN 1 Lamongan, Yayuk Setia Rahayu.
Dia menjelaskan, semangat anak - anak didiknya luar biasa.
Mereka memiliki keinginan untuk mempertahankan gelar juara Bupati Cup dalam turnamen bergengsi yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Lamongan tersebut.
Yayuk berharap semua usaha anak - anak didiknya dimudahkan, sehingga bisa mencapai final.
Dia juga meminta pemain untuk tetap rendah hati, bekerja keras, dan terus berdoa.
SMPN 1 Lamongan berpeluang meraih gelar dobel.
Selain timnya masih melaju ke babak 8 besar, salah satu pemainnya, M Wildan Safara, memimpin perolehan pencetak gol.
Dia mengemas total empat gol hingga kemarin.
Wildan mengaku biasanya melatih fisik, kontrol bola dan umpan.
"Latihan bersama tim, satu minggu tiga kali hingga empat kali," ucapnya.
"Harapannya bisa juara," imbuhnya.
Tidak ingin kalah, Kepala SMPN 1 Babat Munir juga siap memboyong siswanya untuk meramaikan Sport Center Lamongan.
Jika timnya lolos ke final, maka dia bakal lebih all-out memberikan dukungan kepada tim.
Harapannya, dari wilayah barat finalnya bisa diwakili SMPN 1 Babat.
Munir mengucapkan terima kasih karena Jawa Pos Radar Lamongan yang sudah melaksanakan turnamen futsal tingkat SMP/MTs Se-Kabupaten Lamongan.
Dia berharap melalui turnamen ini muncul bibit atlet yang nantinya mewarnai dunia olahraga Lamongan, bahkan Indonesia di masa yang akan datang.
Dengan turnamen futsal ini, pembinaan futsal yang dilakukan sekolah mendapatkan wadah yang tepat.
Dia bersyukur SMPN 1 Babat bisa lolos delapan besar.
“Semoga tim kami bisa lolos hingga final, anak-anak terus bersemangat dan berdoa,” tuturnya.
Kepala SMPN 1 Turi, Harto, menuturkan, kejuaraan ini sangat bermanfaat untuk pelajar setingkat SMP/MTs.
Selain menjadi ajang untuk menyalurkan bakat dan minat anak, kegiatan ini sebagai sarana melahirkan pemain futsal yang potensial.
Kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan.
“Sangat bagus turnamen ini karena mewadahi minat dan bakat anak di bidang futsal,” katanya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma