radarlamongan.jawapos.com, Lamongan — Sebagian tim futsal SMP/MTs di Kabupaten Lamongan menghubungi panitia turnamen Futsal Kemerdekaan memperebutkan Piala Bupati Lamongan.
Mereka menanyakan persyaratan — persyaratan yang dibutuhkan bila mengikuti turnamen yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Lamongan tersebut.
Salah satu tim yang mengonfirmasi bakal mengikuti turnamen tersebut, SMPN 1 Lamongan.
Bahkan, tim sekolah di jantung kota itu ingin mengulang prestasi tahun lalu, menjadi juara.
Kepala SMPN 1 Lamongan, Yayuk Setia Rahayu, mengaku turnamen futsal Jawa Pos Radar Lamongan sangat ditunggu anak asuhnya.
Sebab, turnamen ini menjadi ajang uji coba untuk melihat progres latihan di sekolahnya.
SMPN 1 Lamongan memiliki ekstrakulikuler futsal.
Yayuk berharap, melalui turnamen ini anak - anak bisa meningkatkan kompetensi dan kemampuannya.
Apalagi, tahun lalu prestasi SMPN 1 Lamongan sangat luar biasa.
Di gelaran turnamen futsal Bupati Cup 2023 yang juga digelar Jawa Pos Radar Lamongan, SMPN 1 Lamongan menjadi jawara.
Prestasi itu harus dijadikan motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan.
"Insya Allah kami siap dan anak-anak memang sudah menunggu. Semoga kami bisa mempertahankan prestasi yang sudah diukir selama ini," harapnya.
Turnamen Futsal Kemerdekaan rencananya digelar lima hari.
Yakni, 27, 28, 29 Agustus dan 2, 3 September di Sport Center Lamongan.
Kepala SMPN 3 Lamongan, Kastur, juga menilai turnamen futsal Kemerdekaan ini sangat bagus.
Minat dan bakat siswa, khususnya di bidang futsal, bisa terwadahi.
Turnamen ini juga bisa menjadi ajang pengembangan diri.
Dia mencontohkan siswanya yang sempat mengikuti seleksi Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Jatim dari futsal.
Kemampuan anak didik perlu ditingkatkan lagi agar bisa lebih berprestasi.
“Semoga sukses dan harapannya anak-anak bisa terus berlatih, meningkatkan kedisiplinan untuk menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Tak hanya tim sekolah dari kota yang ingin berlaga di turnamen futsal Kemerdekaan.
Tim — tim asal pinggiran Lamongan juga ingin mencicipi lapangan Sport Center Lamongan.
Bahkan, SMPN 1 Modo kemarin (14/8) memastikan diri ambil bagian di turnamen tersebut.
"Pembayaran biaya pendaftaran dari SMPN 1 Modo sudah kami terima," ujar Vivi Ari Rahayu, bendahara Panitia Futsal Kemerdekaan.
Sekretaris Panitia Futsal Kemerdekaan, Mery Isnawati, mengingatkan bagi SMP/MTs yang ingin mengikuti turnamen.
Menurut dia, pendaftaran akan ditutup apabila kuota peserta terpenuhi.
"Sekali lagi, kuota kita terbatas. Bagi yang sudah membayar biaya pendaftaran, maka otomatis sudah mendapatkan kuota sebagai peserta. Yang konfirmasi mau ikut tapi belum ada bukti sudah membayar biaya pendaftaran, belum kita anggap sebagai peserta," jelasnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma