LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Ramadan tersisa beberapa hari lagi. Jelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat tampak mempersiapkan kebutuhan.
Hal itu memberikan dampak positif terhadap pedagang di Pasar Puter, Kecamatan Kembangbahu.
Pantauan di lapangan, puluhan pembeli sibuk melakukan transaksi jelang Hari Raya Idul Fitri, yang memadati berbagai penjuru pasar.
Baca Juga: Bupati Yes Tutup Safari Ramadan 1447 H di Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Lamongan
Mayoritas lapak penjual pakaian masih menjadi incaran. Selain jenis pakaian, pasar ini juga menawarkan berbagai macam perlengkapan rumah tangga.
Aktivitas dimulai sejak pagi hari. Pedagang di Pasar Puter, Dwi dan Alifa mengatakan, bahwa pedagang mulai menata dagangan sejak pagi hari.
“Saya mulai buka jam 6 pagi hingga nanti kurang lebih pukul 10 atau 11-an,” terang Dwi.
Beberapa pekan terakhir peningkatan aktivitas terjadi di pasar ini menjelang Lebaran. Tawi mengaku dalam sehari bisa menjual 20-30 potong pakaian. Menurut dia, klasifikasi kepadatan konsumen nampak dari apa yang sedang ramai dicari.
“Yang banyak dicari ya tergantung tempat dagangannya, seperti saya kan menjual jubah, jadi yang banyak dicari ya jubah-jubah seperti ini,” ucap Tawi.
Kepadatan tidak berhenti pada pedagang pakaian, di ujung pasar juga terlihat pedagang bahan kebutuhan pokok yang sibuk melayani pembeli.
Salah satu pedagang kebutuhan pokok di Pasar Puter Inara menjelaskan, peningkatan harga pada berbagai bahan masakan masih terjadi.
“Naik semua, kalau saya biasanya jual bawang merah harga Rp 33 ribu sampai Rp 35 ribu, di sini orang-orang banyak yang cari bawang merah sama cabai,” terang Inara.
Tren peningkatan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri menjadi suatu tantangan tersendiri bagi pedagang.
Tawi mengaku memiliki strategi tersendiri di tengah harga kebutuhan pokok yang fluktiatif.
Baca Juga: Masjid Sabilillah Ganti Jam Tarawih Pukul 02.00
“Harga ambilnya ya yang biasa-biasa saja, nanti kalau mahal-mahal kalah dengan online,” pungkas Tawi. (mgg/ind)
Editor : Indra Gunawan