Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Sukorejo Dinobatkan Desa Inspiratif Bidang Pertanian Semangat Membangun Sukorejo dari Sawah hingga Pasar Desa

Anjar Dwi Pradipta • Kamis, 11 September 2025 | 15:15 WIB
BUAH KERJA KERAS: Kades Sukorejo, Kecamatan Turi, Suminto meraih penghargaan Radar Bojonegoro Awards 2025 sebagai Desa Inspiratif Bidang Pertanian.
BUAH KERJA KERAS: Kades Sukorejo, Kecamatan Turi, Suminto meraih penghargaan Radar Bojonegoro Awards 2025 sebagai Desa Inspiratif Bidang Pertanian.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Denyut pertanian di Desa Sukorejo, Kecamatan Turi tak pernah berhenti. Sawah-sawah yang membentang luas menjadi nadi utama kehidupan warganya.

Tak heran, arah pembangunan desa ini sejak awal difokuskan untuk memperkuat sektor pertanian. Hasilnya, Desa Sukorejo berhasil meraih penghargaan sebagai Desa Inspiratif Bidang Pertanian dalam ajang Jawa Pos Radar Bojonegoro Awards 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan pada 26 Agustus 2025 lalu di Hotel MCM Bojonegoro. Kades Sukorejo, Suminto menerima langsung apresiasi itu dengan penuh rasa syukur.

‘’Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh warga Sukorejo yang bahu-membahu membangun desa,” ucapnya.

Menurut Suminto, berbagai program prioritas desa sejak awal diarahkan pada kebutuhan petani. Mulai dari normalisasi irigasi, pembangunan check dam/pintu air, hingga perbaikan jalan usaha tani. Salah satu program penting adalah normalisasi saluran irigasi sepanjang enam kilometer pada 2022–2023.

Kini, aliran air dari Waduk Gondang mengalir lancar. Petani lebih tenang menghadapi musim tanam kedua. ‘’Air menjadi kunci pertanian. Saat kemarau, pintu air bisa ditutup untuk menampung cadangan. Musim hujan dibuka agar sawah tidak kebanjiran,” jelasnya.

Pembangunan jalan usaha tani juga memberi dampak besar. Jika dulu ongkos panen membengkak karena jalan becek, kini lebih ringan. Hasilnya, rata-rata sawah di Sukorejo mampu menghasilkan 7–8 ton padi per hektare tahun ini.

Tak berhenti di sektor pertanian, Pemdes Sukorejo juga menggerakkan ekonomi melalui BUMDes. Unit usaha yang dikelola antara lain pasar desa dengan enam gerai, pujasera empat lapak, penyewaan alat pesta, hingga internet desa yang kini sudah melayani seratus pelanggan.

‘’Kami ingin pertanian kuat, ekonomi warga juga tumbuh. Tahun depan pasar desa akan diperluas menjadi minimal 10 lapak. Jalan usaha tani juga ditargetkan berlapis rabat beton agar lebih kokoh,” papar Suminto.

Baginya, pembangunan desa bukan sekadar infrastruktur, melainkan juga menumbuhkan semangat kebersamaan. ‘’Kalau desa maju, semua warga ikut merasakan. Itulah semangat yang terus kami hidupkan di Sukorejo,” tandasnya.(lam/ind)

 

Editor : Anjar D. Pradipta
#turi #lamongan #Sukorejo