radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Pemkab Lamongan kembali mengalokasikan anggaran perbaikan lapangan desa untuk mewujudkan program satu desa satu fasilitas olahraga.
Tahun ini, ada tiga lapangan desa yang diperbaiki.
Yakni, lapangan Desa Tunggunjagir, Kecamatan Mantup; lapangan Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu; dan lapangan Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, menjelaskan, perbaikan fasilitas olahraga akan dilakukan secara bertahap.
Perbaikan itu menyesuaikan kemampuan daerah.
Erwin menyebut tahun ini ada efisiensi.
Akibatnya, jumlah lapangan yang diperbaiki menurun drastis dibandingkan sebelumnya, yang mencapai 23 titik.
Meski demikian, Erwin berharap semangat para atlet tidak pernah pudar.
Pemerintah akan mengupayakan agar peningkatan fasilitas terus ada setiap tahunnya.
“Dalam waktu dekat hanya tiga,. Semoga ada tambahan lagi karena pemerintah pusat juga mengharapkan pembinaan atlet dilakukan dari lingkup terkecil, tingkat desa,” jelasnya.
Erwin mengatakan, kalau fasilitas latihannya nyaman, maka atlet akan bersemangat berlatih.
Dia menambahkan, tahun ini ada tiga kegiatan yang dilakukan.
Yakni, pemerataan lapangan dengan urukan pasir, pagar keliling, dan fasilitas air untuk penyiraman.
Setiap titik lapangan berbeda nilainya.
“Ada yang kurang dari Rp 100 juta, ada yang lebih kita sesuaikan kebutuhan,” tuturnya.
Menurut Erwin, lapangan yang diperbaiki sebagian besar basket dan sepak bola.
Harapannya, akan bermunculan atlet profesional dari tingkat desa. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma