Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Pawai Enam Ogoh - ogoh di Desa Pancasila

M. Gamal Ayatollah • Minggu, 30 Maret 2025 | 03:39 WIB
DIARAK SEBELUM DIBAKAR: Ogoh - ogoh yang diusung warga dalam rangkaian perayaan hari nyepi di Desa Balun, Kecamatan Turi. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
DIARAK SEBELUM DIBAKAR: Ogoh - ogoh yang diusung warga dalam rangkaian perayaan hari nyepi di Desa Balun, Kecamatan Turi. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan -  Umat hindu di Desa Balun, Kecamatan Turi, Jumat (28/3) menggelar pawai ogoh - ogoh.

Ada enam ogoh - ogoh yang diarak warga di jalan desa setempat.

Hariono, salah satu pembuat ogoh – ogoh, menjelaskan, dirinya melakukan persiapan sejak dua bulan lalu.

Bahan yang dibutuhkan di antaranya kertas semen, bambu, lem, dan cat.

Ada lima ogoh - ogoh berukuran besar dan satu lainnya ukurannya lebih kecil.

‘’Asesoris pendukung membeli online,’’ ujarnya.

Desa Balun dikenal dengan Desa Pancasila karena toleransi antarumat beragamanya cukup tinggi.

Pembuatan ogoh - ogoh juga dibantu warga setempat dari berbagai agama.

Menurut Hariono, tak ada tema khusus dalam pembuatan ogoh - ogoh.

Hanya menggambarkan kekejian.

Sehingga dipilih gambar berwajah seram. 

Sebab, setelah diarak, ogoh - ogoh tersebut dibakar.

Pemangku Tahdi, mengatakan, tema nyepi mandawa sewa atau bentuk pelayanan kepada manusia dan makhluk hidup.

Arak - arakan ogoh - ogoh yang dilakukan tidak berlebihan.

''Untuk saudara muslim, bilamana menjalankan puasa ramadan, tetap berlanjut. Sama seperti kita,'' ujarnya.

''Setelah menjalani nyepi, tentunya melakukan ngembak geni,’’ imbuhnya.  (mal/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#ogoh ogoh #umat hindu #Desa Balun #Kecamatan Turi #lamongan #Desa Pancasila