radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Pencairan anggaran dana desa (ADD) untuk penghasilan tetap (siltap) perangkat dicairkan akhir bulan ini.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lamongan, Joko Raharto, menjelaskan, pencairan itu untuk siltap Februari dan bulan ini.
Menurut dia, besaran siltap tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya.
Kepala desa menerima Rp 3 juta per bulan, Sekdes Rp 2,250 juta per bulan, dan perangkat desa Rp 2,04 juta setiap bulan.
Dari ADD, kades dan perangkat tak hanya menerima siltap.
Mereka juga mendapatkan jaminan kesehatan dan jaminan sosial.
Selain itu, ADD dapat digunakan untuk menunjang operasional desa.
“Kalau untuk gaji dan jaminan kesehatan, maksimal 85 persen dari total ADD,” jelas Joko.
Dia menuturkan, ADD setiap desa berbeda.
Alasannya, disesuaikan dengan luas wilayah dan jumlah perangkatnya.
Namun, nilai siltap setiap kades dan perangkat sama.
Siltap pencairannya seharusnya setiap bulan seperti gaji pegawai negeri.
Sementara dana operasional desa, 15 persen, dicairkan setiap enam bulan sekali.
Joko berharap cairnya siltap bisa menambah semangat kades dan perangkatnya untuk membangun desa.
Ke depan, lanjut dia, sesuai arahan presiden, akan banyak program prioritas yang diturunkan langsung ke desa.
“Kita akan terus mendorong akan terwujudnya desa mandiri, supaya masyarakatnya sejahtera,” tuturnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma