LAMONGAN, Radarlamongan.co – Sejumlah warga Desa Banjarejo, Kecamatan Sukodadi melakukan aksi demo penolakan terhadap pemasangan tiang wifi liar, Minggu (2/2).
Warga merasa tidak ada musyawarah pada pemasangan tiang wifi tersebut.
Abu, salah satu warga setempat menilai, pemasangan tiang di Dusun Banjar ini sangat menggagu.
Apalagi, diakuinya, tidak ada musyawarah dengan warga sebelum pemasangannya.
Berdasarkan pengamatannya, pemasangan tiang wifi berlangsung sekitar sepuluh hari, yang sudah berdiri sebanyak 25 tiang.
Warga khawatir adanya tiang wifi itu memberikan dampak pada kesehatan atau gangguan lingkungan.
‘’Untuk tiangnya sendiri, dengar-dengar untuk wifi, kami belum diajak musyawarah sebelumnya,’’ ucap Abu.
Kades Banjarejo, Tasaji menjelaskan, pemilik tiang wifi tersebut sudah izin. Dia mengaku alasan memberikan izin karena tiang wifi tersebut untuk kemajuan di desa.
Apalagi, menurut dia, pemasangannya berada di pinggir jalan dusun, yang tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
‘’Saya sendiri belum menerima kompensasi apa-apa, karena masih melakukan pemasangan tiang tersebut,’’ ujarnya.
Tasaji berjanji akan memanggil pemilik tiang wifi untuk berkomunikasi dengan warga setempat. Sehingga, permasalahan ini tidak berlarut-larut dan menemukan solusi bersama.
‘’Rencanaya nanti malam (tadi malam, Red), kalau gak besok (hari ini, Red), duduk bersama pemilik tiang dengan warga,’’ imbuhnya. (mal/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta