KOTA, Radarlamongan.co - Proses rekonstruksi pembunuhan sisiwi SMK yang dilakukan oleh teman sekolahnya akan dilaksanakan siang ini, Kamis (23/1).
Tempat dilakukan rekonstruksi dilakukan pemindahan, awalnya rekonstruksi akan dilakukan di tempat kejadian perkara Desa Made, Kecamatan Lamongan.
Setelah dilakukan peninjauan lokasi, petugas memutuskan untuk memindahkan tempat proses rekonstruksi pembunuhan siswi SMK ke tempat lain.
Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Riski Akbar Kurniadi ketika dikonfirmasi oleh wartawan Radarlamongan.co membenarkan bahwa proses rekonstruksi akan dilakukan pemindahan tempat.
''Memang benar, rencana akan dilakukan rekontruksi di lokasi kejadian. Namun, ada berbagai timbangan pastinya,'' jelas Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Riski Akbar Kurniadi.
Warung kopi tempat dilakukan pembunuhan siswi SMK hingga saat ini kondisinya masih sama, dan belum dilakukan pembersihan. Ini menjadi salah satu pertimbangan pemindahan proses rekonstruksi.
Sedangkan pertimbangan lain, Ai, 16, warga Kecamatan Lamongan tersebut berstatus sebagai anak berurusan dengan hukum (ABH). Dikhawatirkan dalam proses rekonstruksi terjadi hal yang tidak diinginkan.
Lapangan tenis Polres Lamongan akhirnya dipilih untuk menjadi tempat rekonstruksi pembunuhan siswi SMK.
"Lokasi sendiri ditentukan dihalaman lapangan tenis Polres Lamongan, dengan adanya rekontruksi ini, diharapkan menjadikan lebih terang perkara yang ada dilapangan pasatinya," tambahnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Tim Forensik Bidang Dokkes Polda Jatim melakukan otopsi kepada korban untuk mengetahui penyebab kematian korban.
Dari hasil otopsi tersebut diketahui bahwa korban mengalami luka lebam di mata sebelah kanan, kepala bagian depan dan belakang, diduga luka tersebut disebabkan benturan dengan benda keras.
Selain itu, leher korban ada bekas luka karena jeratan kerudung yang menyebabkan korban kesulitan bernafas.
Dari situlah, petugas mengetahui penyebab kematian korban siswi SMK tersebut. (mal)
Editor : Anjar D. Pradipta