radarlamongan.jawapos.com – Lamongan - Tahun ini 23 lapangan desa di Lamongan direhab.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, menjelaskan, pekerjaan itu menyesuaikan usulan.
‘’Tahun ini progres rehab sudah 75 persen, insya Allah akhir tahun tuntas 23 titik,” katanya.
Menurut dia, rehab itu sifatnya hibah dengan karang taruna atau pengelola lapangan di desa.
Nilai rehab yang diberikan Rp 70 juta.
Sebelum hibah dicairkan, harus jelas terkait kepemilikan lahan.
Dibandingkan tahun lalu yang mencapai 32 lapangan desa, titik rehab tahun ini berkurang.
Erwin mengatakan, rata-rata rehab untuk lapangan voli dan sepak bola.
Dua cabang olahraga tersebut paling banyak peminatnya di desa - desa.
Beberapa desa yang mendapatkan bantuan rehab lapangan tahun ini antara lain, Desa Tanjung (Lamongan), Jubellor (Sugio), Jotosanur (Tikung), Banjarwati (Paciran), Badurame (Turi), dan Deket Kulon (Deket).
“Beberapa lapangan sudah selesai pengerjaan, jenis kegiatannya disesuaikan kebutuhan mereka, dan kami menyediakan anggaran segitu,” ujar Erwin. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma