LAMONGAN, Radar Lamongan - Jalan perkampungan di Desa Balun, Kecamatan Turi dipadati pengunjung, yang ingin menyaksikan pawai ogoh-ogoh yang ditutup dengan tawur kesanga, kemarin sore (10/3).
Selanjutnya, kegiatan Nyepi mulai dilaksanakan sebelum matahari terbit hari ini (11/3) hingga Selasa pagi (12/3).
Masyarakat Lamongan kemarin (10/3) tumplek-blek berbondong-bondong menuju Desa Balun, Kecamatan Turi untuk melihat pawai ogoh-ogoh.
Kegiatan sebagai runtutan hari raya nyepi umat Hindu ini, diawali dengan pawai ogoh-ogoh.
Tepat didepan Pura Sweta Maha Suci, sekitar pukul 13.00 wib, sembilan ogoh-ogoh dengan berbagai bentuk, diarak keliling kampung.
Jelang matahari terbenam seluruh ogoh-ogoh dikumpulkan ditengah lapangan Desa Balun sebelum proses pembakaran ogoh-ogoh sebagai simbol membuang angkara murka yang ada pada diri kita.
Perlu diketahui,bahwa di Desa Balun Kecamatan Turi. Terkenal dengan julukan Desa Pancasila, ini karena di Desa Balun terdapat tiga rumah ibadah, meliputi agama Islam, Kristen, dan Hindu.
Ketiga agama terkenal guyub rukun dan saling bertoleransi disetiap momen acara keagamaan di Desa Tersebut (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta