Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Sejumlah Fasilitas Stadion Surajaya Lamongan Rusak, Desak Perbaikan Sebelum Kompetisi Liga Championship Bergulir

Rika Ratmawati • Senin, 8 Juni 2026 | 14:30 WIB
Disbuporapar Lamongan sudah melayangkan surat perbaikan kerusakan Stadion Surajaya, yang saat ini masih menjadi tanggung jawab pihak rekanan proyek. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)
Disbuporapar Lamongan sudah melayangkan surat perbaikan kerusakan Stadion Surajaya, yang saat ini masih menjadi tanggung jawab pihak rekanan proyek. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Persela sudah terbebas dari larangan suporter, saat menjalani laga di kompetisi Liga Championship.

Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbuporapar) Lamongan menyambut positif hal tersebut, yang optimistis target pendapatan asli daerah (PAD) dari stadion bakal terealisasi.

Meski begitu, sejumlah fasilitas stadion mengalami kerusakan. Sementara untuk pemeliharaan gedung masih menjadi tanggung jawab pihak pelaksana proyek.

Baca Juga: Jadi Satu-satunya Pemain Asing yang Dipertahankan Persela Lamongan, Berikut Catatan Gemilang Daniel Goncalves di Kompetisi Liga Championship 2025/2026

Kepala Disbudporapar Lamongan Siti Rubikah melalui Fauzan Badri, Kabid Keolahragaan Disbuporapar Lamongan mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya kembali mengajukan surat untuk dilakukan pemeliharaan stadion.

Sebab ada banyak fasilitas yang rusak dan perlu diperbaiki. Misalnya kebocoran dari kursi penonton, juga atap yang secara konstruksi hanya pelaksana yang mengetahui detailnya.

Selain itu, sejumlah lampu penerangan gedung hingga luar juga padam. Jika kompetisi dimulai, semua kerusakan ini seharusnya bisa tuntas perbaikannya.

‘’Kita akan terus mengupayakan agar segera dilakukan perbaikan sebelum kompetisi dimulai, sementara untuk rumput sudah kita lakukan pemupukan dan pemeliharaan rutin karena pengelolaan sudah di kami,’’ tuturnya.

Baca Juga: Torehan Prestasi Terbaik Tiga SIBI Tingkat Nasional, Jadi Motivasi Pemkab Lamongan Perkuat Literasi di Semua Lini

Di sisi lain, Fauzan tidak menampik, sewa stadion akan terdongkrak ketika kompetisi berjalan.

Namun, diakuinya, musim lalu karena Persela berkompetisi tanpa adanya suporter pastinya akan berbeda.

 

Namun musim mendatang, Fauzan mengaku lebih optimistis. Karena Persela sudah diperbolehkan bertanding dengan menghadirkan suporter.

‘’Harapannya seluruh suporter bisa menjaga fasilitas yang ada dengan sebaik mungkin. Karena stadion merupakan aset yang harus dijaga bersama,’’ ucapnya.

Target penerimaan daerah dari sewa Stadion Surajaya di awal tahun ini naik signifikan.

Pada triwulan pertama tahun ini sudah memenuhi target 15 persen. Fauzan Badri mengaku nantinya akan dilakukan evaluasi lagi.

Baca Juga: Mengganggu Kantibmas, Petugas Menindak Sebanyak 21 Kendaraan Knalpot Brong di Kecamatan Babat, Lamongan

Sebab, target triwulan kedua pastinya lebih besar dari sebelumnya. Meski tidak menyebut angka pastinya, namun tahun ini sewa stadion ditarget Rp 200 juta.

‘’Target ini naik seratus persen lebih dari sebelumnya dan kita harus optimistis,’’ ujarnya. 

Menurut dia, sewa stadion sudah ada payung hukumnya. Seluruh kegiatan yang diselenggarakan dengan memanfaatkan stadion akan dikenai tarif, meski hanya mini kompetisi.

Tujuannya untuk biaya pemeliharaan rutin seperti rumput, membayar listrik, dan perawatan ringan lainnya. (rka/ind)

Editor : Indra Gunawan
#persela lamongan #stadion surajaya lamongan