radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Teka – teki pengganti Rachmad Darmawan sebagai juru taktik Persipura Jayapura akhirnya terjawab. Manajemen klub berjuluk Mutiara Hitam menunjuk Andri Ramawi menjadi pelatih kepala untuk menghadapi Liga 2 Championship 2026/2027.
Pelatih asal Lubuk Pakam, Sumatera Utara, itu mulai bertugas sejak 15 Juli 2026. Persipura bakal bersaing dengan tim – tim dari wilayah timur di Liga 2 Championship 2026/2027. Di antaranya, Persela Lamongan, Rans Nusantara FC, Deltras Sidoarjo, Dejan FC Surabaya, Persiba Balikpapan, dan Barito Putera.
Nama Andri Ramawi tidak asing di lingkungan Persipura. Dia pernah menjadi asisten pelatih klub tersebut periode 2020 - 2022. Setelah itu, dia sempat menangani Persiba Bantul yang berlaga di Liga 3 Nusantara pada musim 2025/2026. Andri kemudian menerima tantangan sebagai pelatih kepala PSIS Semarang. Namun, masa kerja Andri di klub berjuluk Mahesa Jenar itu tidak berlangsung lama. Baca Juga: Latihan Perdana Persiapan Liga 2 Championship 2026/2027, Persela Lamongan Didahului Deltras FC
Dia hanya memimpin tim dalam enam pertandingan periode Februari - April 2026. Selama periode tersebut, dia mencatatkan rata-rata 1,50 poin per pertandingan sebelum mengakhiri kerja samanya dengan klub asal ibukota Provinsi Jawa Tengah tersebut.
Karir kepelatihan Andri di kompetisi persepkabolaan Indonesia diawali sebagai pelatih fisik. Dia pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Persis Solo saat masih bekerja bersama Jacksen F Tiago dan Rasiman.
Pelatih berusia 40 tahun itu menghadapi tantangan meloloskan Persipura untuk promosi ke Super League sekaligus mengembalikan nama besar klub tersebut sebagai salah satu klub paling bersejarah di Indonesia dengan koleksi empat gelar Liga Indonesia. Musim lalu, Persipura nyaris promosi kembali ke kompetisi tertinggi. Namun, tiket itu lenyap setelah kalah dalam babak play-off. Baca Juga: Sanksi Tanpa Penonton, Persipura Pertimbangkan Home Base di Jawa, Persela Diuntungkan?
Kehadiran Andri diharapkan mampu menghadirkan perubahan, baik dari sisi permainan maupun mental bertanding para pemain. Sehingga, Persipura diharapkan bisa lolos promosi otomatis tanpa melalui play-off. (*)
Editor : Arya Nata KesumaSumber : Persis Solo, Jawapos.com