Nurul Azizah mengatakan, pengelolaan Persibo Bojonegoro sepenuhnya dilakukan oleh manajemen klub. Menurut dia, manajemen Persibo saat ini berada dalam naungan yang sama dengan Adhyaksa FC. “Adhyaksa FC dan Persibo satu manajemen,” ujarnya. Baca Juga: Awal dan Akhiri Karir di Persibo Bojonegoro, Mantan Striker Persela Lamongan Putuskan Gantung Sepatu, Fokusnya Jadi Pelatih
Nurul menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir, manajemen lebih fokus mengawal Adhyaksa FC untuk meraih promosi ke kasta tertinggi sepak bola nasional. Setelah target tersebut tercapai, manajemen akan memberikan perhatian lebih kepada Persibo.
“Manajemennya adalah Eko Setyawan dan Didik Farhan,” jelasnya.
Beberapa waktu lalu, nama Eko Setyawan diperbincangkan karena dikait – kaitkan dengan sejumlah klub. Di Persibo, Eko Setyawan menjadi konsultan. Dia mengapresiasi dedikasi Deddy Adrianto dan Owen Rahadiyan selama mengelola klub. Menurutnya, keduanya telah memberikan kontribusi besar bagi Persibo.
“Pak Deddy dan Pak Owen sudah totalitas untuk Persibo. Karena kesibukan masing-masing, mereka mengamanahkan Persibo kepada kami,” katanya.
Deddy Adrianto yang dikenal sebagai Presiden Persibo akhirnya menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Langkah dia diikuti Owen Rahadiyan yang meninggalkan manajemen klub Laskar Angling Dharma tersebut. Baca Juga: Persibo Menang, RANS Nusantara FC yang Berhak Lolos ke 8 Besar Liga 3 Nusantara Dampingi Persika
Eko menegaskan target Persibo pada musim mendatang adalah kembali meraih promosi dan mengembalikan klub ke level kompetisi yang lebih tinggi. “Targetnya promosi kembali musim ini,” ujarnya.
Persibo sempat berada di Liga 2 dan bersaing bersama Persela Lamongan. Namun, klub asal Kota Ledre itu kemudian terdegradasi. Musim lalu, Persibo yang diperkuat Samsul Arif, gagal lolos promosi. Klub yang bermarkas di Stadion Letjen H Soedirman itu harus kembali berkompetisi di Liga 3 Nusantara. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma