RADARLAMONGAN.CO - Sepekan jelang pembukaan resmi BRI Super League 2025/2026, antusiasme pecinta sepak bola nasional kian memuncak. Laga perdana akan mempertemukan Persebaya Surabaya kontra tim promosi PSIM Yogyakarta, pada Jumat (8/8) mendatang, bertempat di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Pertandingan ini menjadi penanda dimulainya kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia yang musim ini dijanjikan tampil lebih segar, kompetitif, dan profesional.
Menjelang kick-off tersebut, seluruh klub peserta telah menetapkan stadion kandang masing-masing. Beberapa tim mempertahankan markas lama, sementara klub promosi seperti PSBS Biak dan PSIM Yogyakarta memilih stadion alternatif yang lolos verifikasi.
Daftar stadion peserta menjadi sorotan karena tak hanya mewakili kualitas fasilitas, tapi juga kekuatan fanbase tiap klub.
Daftar Stadion BRI Super League 2025/2026 Berdasarkan Kapasitas
- Jakarta International Stadium (Persija Jakarta), Kapasitas: ± 82.000.
- Gelora Bung Tomo, Surabaya (Persebaya), Kapasitas: ± 46.800.
- Gelora Bandung Lautan Api (Persib), Kapasitas: ± 38.000.
- Banten International Stadium (Dewa United), Kapasitas: ± 30.000.
- Stadion Sumpah Pemuda, Lampung (Bhayangkara FC), Kapasitas: ± 25.000.
- Maguwoharjo, Sleman (PSBS Biak & PSIM Yogyakarta). Kapasitas: ± 20.594.
- Kanjuruhan, Malang (Arema FC), Kapasitas: ± 21.603.
- Stadion Manahan, Solo (Persis), Kapsitas: ± 20.000.
- Kapten I Wayan Dipta, Bali (Bali United), Kapsitas: ± 18.000.
- Gelora Kie Raha, Ternate (Malut United), Kapasitas: ± 15.000.
- Indomilk Arena, Tangerang (Persita), Kapasitas: ± 15.000.
- 12. Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan (Madura United), Kapasitas: ± 13.500.
- 13. Segiri, Samarinda (Borneo FC), Kapasitas: ± 13.000.
- H. Agus Salim, Padang (Semen Padang), Kapasitas: ± 11.000.
- Brawijaya, Kediri (Persik), Kapasitas: ± 10.000.
- Gelora BJ Habibie, Parepare (PSM Makassar), Kapasitas: ± 8.500.
- Gelora Bumi Kartini, Jepara (Persijap), Kapasitas: ± 8.570.
Musim 2025/2026 akan menyuguhkan pertandingan-pertandingan seru dari stadion-stadion yang tersebar mulai dari Ternate hingga Lampung.
Uniknya, beberapa tim seperti PSBS Biak harus merantau ke Sleman untuk memenuhi syarat kelayakan stadion, sementara tim lain tetap mengandalkan markas kebanggaan masing-masing.
Dengan distribusi stadion yang makin merata dan fasilitas yang terus ditingkatkan, kompetisi kali ini diharapkan menghadirkan nuansa baru bagi penggemar sepak bola nasional.
Dukungan suporter, kualitas rumput, dan atmosfer tribun akan kembali menjadi bagian tak terpisahkan dalam perjalanan panjang Liga 1 musim ini. (jar)
Editor : Anjar D. Pradipta