LAMONGAN, Radar Lamongan — Persibo Bojonegoro membangun kekuatan baru untuk menghadapi putaran nasional Liga 3.
Tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu bakal menggunakan sentuhan strategi yang berbeda dengan putaran Liga 3 Jatim lalu.
Sebab, pelatih Persibo sudah berganti. Iwan Setiawan memegang Persibo hingga Liga 3 zona Jatim berakhir.
Kini, Persibo dipegang Putu Gede untuk persiapan putaran nasional Liga 3.
Pelatih Persibo Putu Gede menjelaskan, saat ini persiapan timnya baru 60 persen.
Para pemain belum mencapai performa terbaiknya. Diharapkan, peak performance bisa dicapai saat putaran nasional Liga 3 dimulai 30 April mendatang.
Menurut Putu, latihan yang diterapkan masih taktik dalam penyerangan.
Latihan bertahan, menghadapi situasi bola mati atau antisipasi tendangan bebas belum dilakukan.
Banyak yang harus diberikan lagi ke pemain, katanya seperti dilansir Radar Bojonegoro.
Sementara itu, Persedikab Kediri tak mau malu di kandang.
Pelatih Persedikab Muslim Habibi mewanti - wanti pasukannya untuk selalu waspada dengan lawan yang dihadapi di babak 80 besar Liga 3 nasional.
Anak asuhnya harus bermain dengan totalitas, kekuatan 100 persen.
“Kami akan malu jika sampai tidak lolos ketika bermain di kandang,” katanya seperti dilansir Radar Kediri.
Di babak 80 besar, Persedikab berada di grup O.
Pesaingnya, Adhyaksa Farmel FC, PS Peureulak Raya, PSIK Klaten, dan Persibone Bone.
Ada dua stadion yang digunakan di babak 80 besar grup O. Yakni, Stadion Canda Bhirawa di Kecamatan Pare dan Lapangan Rondo Kuning di Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.
Meski bermain di kandang dan bakal didukung suporter, menurut Habibi laga di putaran Jatim akan berbeda dengan putaran nasional.
Lawan — lawan Persedikab bakal jauh lebih kuat di babak 80 besar.
Agar penampilan Persedikab maksimal, Habibi terus menggenjot program latihan bagi pemainnya. Latihan rutin dilakukan nyaris setiap pagi dan sore hari. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma