radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Kabupaten Lamongan tak lagi sekadar menjadi lumbung pangan Jawa Timur, tetapi tengah bertransformasi menjadi poros industri baru di wilayah Pantai Utara (pantura).
Memiliki bentang lahan produktif pertanian sekaligus pesisir yang strategis, daerah yang masuk dalam aglomerasi Gerbangkertosusila ini siap mengakselerasi perekonomian daerah melalui integrasi sektor pertanian, maritim, dan industrialisasi modern.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan, wilayah Lamongan terdiri atas luas lahan produktif pertanian dan pantai.
Baca Juga: Tak Lagi Kemarau Basah, Petani Tembakau di Kabupaten Lamongan Memburu Musim Emas
Lamongan memiliki pelabuhan aktif yang terus didorong untuk mengembangkan potensi industri kawasan pantura.
Sehingga, Lamongan merupakan wilayah strategis yang berpotensi besar untuk bisa terus didukung perkembangannya.
Bupati Yes menyebut PDRB Lamongan ditopang 30 persen dari sektor pertanian dan industri pengelolaan.
Baca Juga: Bupati Yes Sambangi Walangkopo, Bawa Bantuan Air Bersih dan Dorong Pengerukan Waduk
Pemerintah berupaya mengusulkan sejumlah proyek strategis untuk mendukung terwujudnya industrialisasi khusus di wilayah Lamongan.
Di antaranya mencakup pelebaran Jalan Daendels untuk mendukung distribusi logistik di kawasan industri pantai utara Jawa Timur.
Kemudian, pengembangan sistem penyediaan air bersih melalui potensi sumber air di Brondong dan Bengawan Solo.
Serta mengusulkan percepatan pembangunan jalan tol Gresik - Tuban untuk meningkatkan konektivitas ekonomi daerah.
Bupati Yes juga mengenalkan pelabuhan Lamongan Integrated Shorebase (LIS) yang menjadi salah satu fasilitas yang akan digunakan kawasan industri sentral di Pantura. Sehingga Lamongan bisa berkembang lebih pesat seperti Gresik dan Surabaya.
"Kami akan sampaikan kembali, apa kebutuhan pokok sehingga sangat membutuhkan dukungan dan fasilitasi dari Pak Menteri," ujar Bupati Yes.
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, mengatakan, arah pembangunan nasional akan baik bila pembangunan daerah juga berjalan baik. Karena itu, dia terus mendorong daerah untuk terus mengembangkan potensi, khususnya bidang industri.
Karena Lamongan memiliki potensi industri yang baik, sehingga harus dikembangkan dengan potensi lokal baik sektor pertanian, energi, maupun air. Kontribusi potensi pertanian di Lamongan ini untuk mendorong kontribusi di wilayah sekitar seperti Gresik dan Sidoarjo.
"Saya datang ke Lamongan, pak Bupati Yes sebelumnya ke Bappenas, tujuannya sama untuk mendukung infrastruktur yang baik terutama jalan, dan kita mengapresiasi Lamongan punya pelabuhan yang bisa didukung untuk menjadi pelabuhan bertaraf internasional,"terangnya.
Bupati Yes mendampingi langsung kunjungan menteri Bapennas ke PT. LIS untuk melihat potensi pelabuhan dan logistik, serta pusat pergudangan distribusi juga penyimpanan material berbahaya (B3). Kunjungan dilanjutkan ke kawasan Jakamitra. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma