Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

4 Bulan Jalani Rehabilitasi Mental di Purnomo, Joko yang Sempat Dipasung dan Diborgol Dipulangkan, Pasien Terakhir dari Lima Warga Pacitan Ini Ceritakan Makannya

Redaksi • Sabtu, 9 Mei 2026 | 21:30 WIB
Joko Nuryanto, warga Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo Pacitan mulai bisa diajak komunikasi setelah 4 bulan berada di tempat rehabilitasi mental milik Purnomo anggota polres Lamongan. (Istimewa/Radar Lamongan)
Joko Nuryanto, warga Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo Pacitan mulai bisa diajak komunikasi setelah 4 bulan berada di tempat rehabilitasi mental milik Purnomo anggota polres Lamongan. (Istimewa/Radar Lamongan)

radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Lima warga Pacitan yang beberapa bulan lalu mengalami gangguan kejiwaan dan dibawa ke tempat rehabilitasi mental milik Purnomo, anggota Polres Lamongan, sudah dinyatakan sembuh semua.

Kamis (7/5), Joko Nuryanto, warga Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, menjadi pasien terakhir dari lima warga Pacitan itu yang dipulangkan kembali ke keluarganya didampingi jajaran Polres Pacitan.

Joko menjalani perawatan selama empat bulan di tempat pemilik akun media sosial purnomo belajar baik tersebut.

Baca Juga: Bupati Yes Salurkan Tiga Combine Untuk 3 Kelompok Tani, Ini Rinciannya

Kondisi Joko disebut paling berat di antara lima warga Pacitan. Joko yang kini tampak sudah mampu berkomunikasi normal itu, menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian yang membantu proses pengobatannya.

“Selama dirawat saya senang, makannya enak,” kata Joko.

Purnomo menjelaskan, Joko merupakan pasien dengan penanganan paling sulit selama rehabilitasi berlangsung.

Baca Juga: Dishub Lamongan Ikut Tangani Kerusakan Ringan PJU Provinsi 

Selama hampir tiga bulan awal perawatan, Joko disebut menolak mengenakan pakaian dan kondisi kesehatannya sempat terus menurun.

 “Setelah kami komunikasi dengan orang tuanya, ternyata kalau sulit makan harus diganti roti. Setelah itu kondisinya mulai kuat dan stabil sampai sekarang,” jelasnya.

Kapolres Pacitan, Ayub Diponegoro Azhar, mengatakan perkembangan kondisi Joko sangat signifikan dibanding sebelumnya.

Menurut dia, sebelum menjalani perawatan, Joko kerap mengamuk hingga harus dipasung dan diborgol demi keselamatan dirinya maupun warga sekitar.

“Saya berharap warga dapat menerima kembali Joko dan membantu proses pemulihan di lingkungan sosial,” harapnya. (*)

 

 

 

 

Editor : Arya Nata Kesuma
#rehabilitasi mental #purnomo belajar baik #polres lamongan