radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Status operasional Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan masih menggantung.
Meski masa perpanjangan uji coba selama tiga bulan sejak awal tahun telah berakhir pascalebaran, hingga kini belum ada keputusan hitam di atas putih mengenai kelanjutan status jalur penyangga tersebut.
"Belum ada keputusan lagi," kata Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan, M Lubis.
Baca Juga: Cuaca Terik, Harga Garam Terjun Bebas
Dia masih menunggu apakah masa uji coba akan kembali diperpanjang, dilakukan pengalihan arus secara permanen, atau jalan tersebut bakal diserahkan sepenuhnya ke Pemkab Lamongan.
Lubis menantikan surat resmi dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).
"Menunggu surat lagi yang masuk, nantinya keputusannya apa dari balai besar jalan," ucapnya.
Meski statusnya belum permanen, dishub tetap melakukan evaluasi rutin setiap bulan.
Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah pengaturan traffic light di titik-titik kepadatan.
Sebelumnya, durasi lampu lalu lintas sempat disetel ulang untuk mengantisipasi lonjakan arus saat mudik dan balik Lebaran.
Kini, setelah arus lalu lintas melandai, pengaturan tersebut telah dikembalikan ke setelan normal.
"Untuk yang lainnya, misalnya operasional pembayaran listrik, sudah mengikuti Dinas Perhubungan Lamongan," imbuhnya.
Menurut Lubis, semua traffic light yang ada telah menggunakan solar cell. Sehingga, tidak ada masalah besar dengan tagihan listrik. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma