LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Sebanyak 2.758 calon jemaah haji (CJH) asal Lamongan berangkat tahun ini. Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lamongan telah mendata dan mengklasifikasikan CJH berdasarkan usia. Hal ini penting karena pelayanan CJH lanjut usia (lansia) menjadi prioritas.
‘’Dari potret gender jemaah Lamongan, untuk pria sebanyak 1.247 jemaah dan perempuan sebanyak 1.511 jemaah,’’ terang Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lamongan Abdul Ghofur.
Jumlah CJH di atas usia 60 tahun cukup tinggi, yakni sebanyak 1.047 CJH Lamongan. Rinciannya usia 61 sampai 64 tahun sebanyak 367 CJH, serta usia 65 ke atas sebanyak 680 CJH.
‘’Untuk jemaah haji usia 60 ke atas masuk prioritas kesehatan, terutama kesehatan fisik,’’ imbuhnya.
Sedangkan, usia di bawah 20 tahun sebanyak 13 CJH, usia 21-30 tahun sebanyak 89 CJH, usia 31-40 tahun sebanyak 146 CJH, usia 41-50 tahun sebanyak 582 CJH, usia 51-60 tahun sebanyak 881 CJH.
‘’Tetap kami menyarankan kepada jemaah haji lansia, penuhi apa yang menjadi nasihat atau petunjuk dokter selama ini untuk menjaga kebugaran dan kesehatan,’’ ucapnya.
Ghofur mengimbau CJH lansia menjaga kesehatan sesuai petunjuk dokter, terutama o-obat yang disarankan untuk selalu dibawa ketika nanti berangkat. Kemudian, CJH lansia harus pintar memanajemen waktu saat beribadah di Tanah Suci.
‘’Mana yang sunah dan wajib, harus bisa membedakaan. Serta harus bisa melihat kondisi fisik dan memperbanyak air minum,’’ imbuhnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta