LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Kendaraan bertonase besar melintas ditambah intensitas hujan yang tinggi, memperparah kondisi jalan nasional yang terdapat kerusakan di beberapa titik. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) mulai melakukan perbaikan pada jalur Gerbangkertasusila itu jelang Ramadan ini.
Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Jawa Timur Ida Bagus Made Artamana mengatakan, saat ini pihaknya fokus menutup lubang di sepanjang ruas Gresik–Lamongan–Babat–Tuban.
‘’Sampai hari ini (kemarin, red) tersisa 34 lubang. Namun jika hujan, bisa muncul lagi,” ujarnya.
Dia memastikan, H-10 Lebaran nantinya seluruh perbaikan jalan sudah harus tuntas. ‘’Kami juga sedang merapikan bahu jalan di wilayah Duduk Sampeyan,” imbuhnya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.5 BBPJN Jawa Timur–Bali Arvian Zanuardi menjelaskan, penanganan jalur Lebaran (jaleb) untuk kesiapan Lebaran 1447 H sudah dimulai hingga jelang arus mudik mendatang.
Penanganan tersebut meliputi pengembalian kondisi jalan dengan galian CMM dan pengisian laston, penambalan lubang oleh tim patching yang rutin menyisir, perbaikan dan perataan bahu jalan di wilayah Duduk Sampeyan dan sekitarnya, serta perawatan rutin jalan dan jembatan tetap berjalan.
‘’Saat ini fokus sedang di Kabupaten Lamongan terlebih dahulu, dimulai dari wilayah Sukodadi,” katanya.
Menurut Arvian, perbaikan yang sedang dilakukan saat ini sesuai desain yang telah dikontrakkan, yakni di ruas Jalan Widang/Bedahan–batas Kota Lamongan, khususnya di wilayah Sukodadi dengan metode CMM atau perbaikan kondisi jalan.
‘’Secara berangsur akan bergerak ke titik-titik lain yang menjadi prioritas penanganan kerusakan,” ucapnya.
Arvian menjelaskan, perbaikan jalan sesuai kontrak ditargetkan rampung hingga akhir tahun anggaran. Namun, khusus untuk mendukung kesiapan jalur Lebaran, sejumlah item pekerjaan yang memungkinkan diselesaikan sebelum Lebaran akan dipercepat pelaksanaannya.
‘’Kami lakukan pemetaan prioritas penanganan dan pelaksanaan pekerjaan harus sesuai spesifikasi teknis, baik metode maupun keberterimaan hasil pekerjaan,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Lamongan H. Ali Afandi mendorong, agar perbaikan jalan terus dilakukan, mulai dari poros desa, jalan kabupaten, hingga jalan nasional.
Menurut dia, meski belum bisa dibangun secara menyeluruh, setidaknya dilakukan tambal sulam. ‘’Mengingat situasi bulan Ramadan sampai jelang Lebaran, sehingga aktivitas masyarakat bisa nyaman dan pemudik bisa tenang,” ujar Ketua Fraksi PKB DPRD Lamongan itu.
Ketua Komisi C DPRD Lamongan, Mahfud Shodiq menambahkan, jelang Ramadan dan Lebaran pihaknya berharap ada peningkatan kualitas tambal sulam jalan. Tak hanya perbaikan, juga memperhatikan kualitas tambal sulam atau perbaikan tersebut. Selain itu, penerangan jalan umum (PJU) juga diminta untuk dikontrol sejak dini.
‘’Kalau tambal sulam, harapan saya kualitasnya bagus,” pungkasnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta