radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Air banjir di wilayah Bengawan Jero mulai surut.
Setelah banjir berlalu, kondisi aspal di beberapa titik jalan mengelupas.
Jika dibiarkan, maka jalan – jalan yang berlubang tersebut bakal menjadi ranjau maut bagi para pengendara, khususnya roda dua.
Hariyadi, warga Kecamatan Karangbinangun, menyebut kerusakan jalan cukup parah.
Sangat membahayakan kalau tidak segera ditangani.
‘’Setelah ini, berharap lubangan tersebut segera diperbaiki oleh dinas terkait agar tidak berbahaya,’’ harapnya.
Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Lamongan, Andy Kurniawan, menjelaskan, saat ini dinasnya fokus melakukan perbaikan jalan akibat banjir dari anggaran pemeliharaan.
Sasaran utamanya adalah ruas jalan yang sempat terendam banjir di tiga kecamatan.
Yakni, Kecamatan Deket, Karangbinangun, dan Glagah.
‘’ Perbaikan mulai saat ini sudah berjalan. Selanjutnya, jalan kalau sudah tidak tergenang air, dilakukan pengaspalan kembali,’’ ujarnya.
Setidaknya, ada empat ruas jalan yang menjadi prioritas pengerjaan.
Yakni, ruas jalan Deket – Soko, Soko – Dagan, Soko – Karangbinangun, dan ruas jalan Glagah di area pertigaan tugu ke arah utara. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma