LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Banjir masih merendam wilayah Bengawan Jero. Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Lamongan telah mengaktifkan pompa di Kuro hingga Kalitengah untuk mempercepat pembuangan air.
Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Lamongan, Saiku mengatakan, wilayah Bengawan Jero mengalami banjir akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Terdata enam kecamatan terdampak banjir, yakni Kalitengah, Turi, Deket, Glagah, Karangbinangun, dan Karanggeneng. Dengan ketinggian air bervariasi antara 10 centimeter (cm) hingga 50 cm.
‘’Untuk saat ini tentunya sudah 14 pompa yang aktif dengan kapasitas 10.900 liter/detik ,’’ terangnya.
Seluruh pompa ini diharapkan mempercepat pembuangan air, sehingga banjir di wilayah Bengawan Jero bisa segera teratasi. Dia mengatakan, tujuh pompa berada di sejumlah titik dan ditambah enam pompa truk mobile yang diaktifkan secara bergantian.
''Sebanyak enam truk pompa mobile tersebut dengan kapasitas 250 liter/detik tiap armada,'' ujarnya.
Diberitakan sebelumnya sejumlah lembaga pendidikan terendam banjir. Demi mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM) di wilayah terdampak banjir, Polres Lamongan mengoperasikan armada untuk mengantar pelajar melintasi banjir, kemarin (14/1).
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid menjelaskan, saat ini anggota tak hanya mendirikan posko siaga bencana, tapi juga menyiapkan berbagai perlengkapan keadaan darurat.
Selain itu, peralatan SAR juga disiapkan guna membantu warga yang terdampak banjir. Hamzaid mengatakan, sejumlah ruas jalan yang terendam banjir membuat kendaraan tak bisa melintas. Sehingga truk dikerahkan untuk membantu masyarakat.
‘’Truk anggota tersebut mengangkut pelajar berangkat sekolah untuk melintasi banjir,’’ ucapnya.
Hamzaid menambahkan, Polres Lamongan menyiagakan sebanyak 1 satuan setingkat pleton (SSR) yang terdiri dari 35 personel di wilayah banjir.
Serta disiapkan berbagai perlengkapan dan peralatan pendukung, meliputi 2 unit truk angkut, 2 unit mobil patroli, 3 unit perahu karet, 4 unit dayung, 10 rompi pelampung, dan 10 pasang sepatu bot.
Selain itu perlengkapan tim SAR berupa 1 unit perahu karet/LCR lengkap dengan dayung, 5 unit life jacket, dan 1 unit mesin tempel. (mal/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta