LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Komisi C DPRD Lamongan memberi perhatian terhadap intensitas hujan tinggi, yang kerap menyelimuti Kota Soto bulan ini. Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan diminta lebih intens mengecek penerang jalan umum (PJU).
‘’Saya khawatir dengan hujan deras, banyak pohon tumbang dan juga mengakibatkan PJU mati. Makanya kami berharap Dishub mengantisipasi terjadinya hal-hal itu,’’ tutur Ketua Komisi C DPRD Lamongan, Mahfud Shodiq.
Baca Juga: Amankan Pengedar Pil Dobel L Asal Glagah di Warkop
Disinggung terkait rencana penambahan PJU baru. Mahfud mengatakan, hal itu sudah dibahas melalui rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dishub. Jika mengandalkan APBD, dananya terbatas karena ada efesiensi.
Sehingga, pihaknya mendorong segera koordinasi untuk rencana sistem kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), terkat pembanguan percepatan PJU.
‘’Segera koordiansi dengan pihak ketiga agar bisa membuka jaringan baru lagi, mengingat banyak ruas jalan Kabupaten Lamongan yang masih gelap belum bisa diterangi lampu PJU,’’ ucapnya.
Senada, Anggota Komisi C DPRD Lamongan, Umar Buwang mendorong dinas terkait aktif melakukan pengecekan PJU. ‘’Demi keamanan pengguna jalan. Bila perlu kalau ada PJU yang ditemukan padam, segera mengadu ke dinas terkait,’’ ujarnya.
Dia mengatakan bahwa PJU juga slaah satu pogram prioritas Bupati dan Wakil Bupati Lamongan. ‘’Sehingga, kami mendorong untuk bisa melakukan penanganan dengan baik,’’ imbuhnya.
Baca Juga: Jawa Timur Terdeteksi Bibit Siklon 93S, Indonesia Jadi Pusat Peringatan Siklon Tropis
Kepala Bidang Sarpras Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan, Suhadi mengatakan, Dishub Kabupaten Lamongan tahun ini ada pemasangan 237 titik PJU.
‘’Mudah-mudahan dengan adanya penambahan lampu PJU ditahun ini supaya bisa meningkatkan pelayanan di masyarakat, untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan menjaga keselamatan masyarakat, terutama saat malam hari,’’ ucapnya. (sip/ind)
Editor : Indra Gunawan