LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), M. Freddy Wahyudi bersama Komisi C DPRD Lamongan melakukan sidak pada sejumlah pembangunan jalan kabupaten, Selasa (9/12).
Dalam sidak proyek bersumber dari PAK APBD Lamongan tersebut, juga melibatkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Lamongan sebagai OPD yang menaungi.
Pantauan di lapangan, pembangunan Jalan Soekarno-Hatta Lamongan baru sisi utara yang dicor dan belum secara keseluruhan.
Jika sisi utara selesai, maka dilanjut sebelah barat. Progres pengerjaan sekitar 30 persen dari panjang pengerjaan sekitar 1.350 meter.
Sedangkan progres proyek ruas jalan Dermolemahbang-Beru, Kecamatan Sarirejo sekitar 58 persen dari pengerjaan sekitar 1.587 meter, dengan pengecoran langsung sehingga ada penutupan jalan.
Ketua DPRD Lamongan, M. Freddy Wahyudi mengaku turun langsung untuk mengecek proyek jalan kabupaten yang menjadi visi misi Bupati Lamongan, yakni Jamula.
‘’Tadi (kemarin, red) kita tinjau di Jalan Soekarno-Hatta dan Dermolemahbang-Beru untuk memastikan, pertama adalah terkait dengan apakah proyek itu sudah sesuai dengan RAB yang dikeluarkan oleh dinas,’’ terang Freddy, sapaan akrabnya.
Baca Juga: Tidak Ada Alokasi di RAPBD 2026 untuk Jalan Alternatif Menuju Lamongan, Ini yang Dilakukan Dinas PU
Selanjutnya, politisi F-PKB tersebut bersama rombongan memantau progres pengerjaan proyek jalan kabupaten tersebut.
‘’Kira-kira sampai akhir Desember itu sudah selesai atau belum. Karena kalau meloncat tahun, berarti ada semacam punishment (hukuman, red) berupa denda,’’ ujarnya.
‘’Lha harapan kita tidak seperti itu. Jangan sampai ada yang tidak terselesaikan lah, sesuai dengan yang kita anggarkan dan tepat waktu,’’ sambungnya.
Baca Juga: Rudapaksa Anak Tetangga, Majelis Hakim Beri Vonis Delapan Tahun Penjara
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Lamongan, Mahfud Shodiq menjelaskan, ada sekitar 18 titik proyek Jamula di dalam PAK APBD 2025. Pihaknya meninjau sejumlah proyek untuk mengetahui progres pembangunannya.
‘’Kami berharap agar tepat waktu dengan adanya penambahan tenaga kerja. Kami juga minta agar kualitas garapan bagus, karena tidak main-main dapat anggaran dari APBD sebesar itu, di tengah-tengah kita keterbatasan dana, keterbatasan APBD kita, karena adanya efisiensi dari pemerintah pusat,’’ ucap Mahfud.
Dari hasil sidak, pihaknya menilai bangunan sudah bagus. Namun, pihaknya tetap mengingatkan agar kualitas yang sudah bagus ditingkatkan.
‘’Jangan sampai terburu batas waktu, kerjaannya asal-asalan, jadi kualitas yang sudah bagus ini kami minta untuk segera ditingkatkan,’’ pinta politisi F-PKB tersebut.
Sekretaris Dinas PU Binarmarga Lamongan, Siti Zulkhah mengatakan, pembangunan Jalan Soekarno-Hatta untuk memudahkan akses masyarakat, sehingga mendukung kegiatan perekonomian dan mobilitas.
Data saat ini masih dalam proses pengerjaan sekitar 30 persen, dengan total panjang pengerjaan sekitar 1.350 meter.
‘’Masih berprogres, ada beberapa spot yang sudah dikerjakan. Yang lain masih menunggu, satu selesai baru sebelahnya,’’ terang Zulkhah.
Baca Juga: Tiga Bulan Pulang dari Malaysia, Aniaya Sopir Truk, Warga Paciran Ini Dituntut Tujuh Bulan
Untuk pembangunan ruas jalan Dermolemahbang-Beru progres sekitar 58,25 persen, dengan panjang pengerjaan 1.587 meter.
Zulkhah berharap, pembangunan 18 titik jalan dari PAK APBD 2025 bisa bermanfaat untuk masyarakat.
‘’Akses semakin mudah, masyarakat semakin nyaman dalam melakukan aktivitas. Infrastruktur bagus otomatis masyarakat bisa sejahtera,’’ pungkasnya. (sip/ind)
Editor : Indra Gunawan