LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Ketua DPRD Lamongan, M. Freddy Wahyudi bersama Komisi C DPRD Lamongan menggelar hearing bersama puluhan perusahan di ruang banggar DPRD Lamongan, Kamis (6/11).
Ketua DPRD Lamongan, M. Freddy Wahyudi menjelaskan, selain adanya efisiensi anggaran, juga terdapat pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp 117 miliar.
Sehingga, pihaknya mencari solusi dengan berkomunikasi dengan stakeholder terkait, termasuk dengan perusahaan yang ada di Kabupaten Lamongan.
‘’Karena mereka menikmati keuntungan dari Lamongan. Ketika di Lamongan ada masalah, harapannya, saya mengetuk hati nurani mereka untuk bisa berkontribusi untuk Lamongan,’’ ujarnya.
Ketua Komisi C DPRD Lamongan, Mahfud Shodiq mengatakan, pihak perusahaan diajak untuk berkoordinasi dalam menyikapi kondisi perekonomian yang tidak menentu saat ini.
‘’Jangan sampai melakukan PHK terhadap karyawan mereka,’’ pintanya.
Selanjutnya, diakui Mahfud, pihaknya juga membahas masalah perizinan yang harus lengkap. Termasuk juga taat membayar pajak untuk menambah PAD Lamongan.
Sebab, dengan adanya efesiensi harus dilakukan banyak inovasi untuk meningkatkan PAD.
‘’Serta persoalan CSR. Kami minta adanya CSR yang diberikan ke perusahaan tepat sasaran, dan bisa membantu masyarakat sekitar. Sehingga sedikit beban perekonomian masyarakat sekitar dengan CSR bisa teratasi,’’ ucapnya.
Pihaknya juga meminta perusahaan untuk bisa merangkul UMKM di wilayah sekitar. Serta, ketika ada rapat diminta untuk menggunakan produk UMKM lokal Lamongan.
‘’Syukur-syukur mereka mau menjadikan binaan UMKM yang ada,’’ ujarnya.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Lamongan, Srinoto mendorong perusahaan untuk bisa taat pajak. ‘’ Harapan kita itu saja,’’ ujarnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta