radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Median jalan nasional menuju jalan lingkar utara (JLU) Lamongan menjadi bahan pembicaraan sebelum dibuka lagi.
Sebab, tiga bulan terakhir selama jalan untuk mengurai kemacetan kota itu dibuka, terjadi delapan kali kendaraan naik ke median jalan.
Baik itu median jalan ke arah pintu barat maupun timur JLU.
Kabid Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan, Tony Ariyanto, mengatakan, pihaknya berencana memberikan barrier agar tidak ada lagi kendaraan yang naik ke median jalan.
‘’Rencana ke depan sendiri dilakukan pemberian barrier di median tersebut,’’ katanya.
Beberapa waktu lalu, juga terjadi kecelakaan di JLU.
Sebuah mobil menabrak warning light.
Perbaikan warning light itu saat ini sudah selesai.
Seperti diberitakan, JLU sampai sekarang belum dibuka lagi.
Meskipun, tuntutan warga agar ada pemasangan tambahan dua traffic light sudah dipenuhi.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi masih menginginkan penambahan penerang jalan umum (PJU) tersebut agar saat malam tidak ada kekurangan penerangan. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma