radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Sekolah penerima program makan bergizi gratis (MBG) mulai berani menolak dan mengembalikan menu makanan yang dikirimkan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
SMPN 5 Rembang misalnya. Sekolah negeri ini mengembalikan 763 menu MBG, Rabu (1/10).
Alasannya, khawatir dengan menu makanan nasi kuning yang dikirimkan.
Sebab, nasi kuning yang dikirimkan ke sekolah sekitar pukul 10.00 itu terlihat berair.
Hari itu, menu nasi kuning dibarengi dengan kering tempe, sayuran, dan ayam goreng.
Sedangkan buahnya, jeruk.
"Tidak mungkin saya ngasihkan anak nasi lembek seperti ini. Berair, menuju proses basi," ujar Wakil Kepala SMPN 5 Rembang, Indri Lestari.
Karena itu, pihak sekolah memutuskan untuk mengembalikan menu ke SPPG.
"Kami cicipi juga, ternyata lengket semua," imbuhnya.
Indri memastikan bahwa menu makanan dari MBG itu belum dikonsumsi anak – anak di sekolah setempat.
Sebelumnya, beberapa waktu lalu, SMPN 5 Rembang juga mengeluhkan menu lain, yakni telur.
"Tidak semua dikembalikan (waktu itu), cuma anak-anak tidak mau makan banyak," jelasnya seperti dilansir Radar Kudus. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma