radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Bimbingan operasional dan managemen pengelolaan koperasi desa merah putih (KDMP) digelar Rabu dan Kamis (17-18/9).
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan, bimbingan tersebut merupakan langkah awal dalam memberikan pondasi kepada seluruh pengurus agar memahami operasional KDMP setelah dibentuk badan hukum.
Selain bimbingan operasional, juga dilakukan pembuatan SOP tentang koperasi.
Sehingga pengurus nantinya memiliki bekal kuat dan kemampuan dasar mengelola KDMP.
Pembicara yang diundang berasal dari perbankan, perusahaan pupuk, Pertamina hingga Bulog, yang nantinya menjadi mitra KDMP.
“Bimtek ini sangat bagus untuk kemajuan dan menambah pengetahuan pengurus. Tujuannya agar mereka memahami tugas, bagaimana mengoperasionalkan, hingga managemen khususnya yang masih baru,” ujar Bupati Yes.
Bupati menjelaskan, 474 KDMP di Lamongan sudah berbadan hukum.
Sebagian dari KDMP ini rencananya bergerak di bidang usaha perdagangan.
Mereka diharapkan bisa berdiskusi dengan pembicara yang hadir sebagai mitra ke depannya.
Sehingga, KDMP bisa memperkuat perekonomian desa melalui prinsip gotong royong, menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.
Juga, meningkatkan nilai tukar petani dengan menekan biaya dan menghapus tengkulak, serta menciptakan lapangan kerja dan inklusi keuangan.
Bupati Yes juga berharap beberapa KDMP yang sudah berjalan usahanya bisa menginspirasi desa lain untuk berkembang dan tumbuh bersama. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma