LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Suasana Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Islam Nashrul Ummah, Rabu (17/9), mendadak riuh. Beberapa pelajar SMAN 2 Lamongan tampak dibopong guru menuju ruang IGD, sementara sejumlah lainnya sudah terbaring lemas di ranjang pasien usai mengalami gejala mual, muntah, pusing dan lemas.
Anggreini, salah satu guru SMAN 2 Lamongan, mengungkapkan peristiwa itu bermula sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, sejumlah pelajar mulai mengeluhkan kondisi tubuh lemas, mual, hingga muntah. Mengetahui hal tersebut, pihak sekolah langsung sigap membawa mereka ke rumah sakit terdekat.
"Kita tidak bisa berspekulasi karena apa, karena kita bukan dokter, sehingga kami langsung bawa ke Rumah Sakit terdekat," jelasnya.
Sebelum mengalami gejala, sejumlah pelajar mengaku sempat mengonsumsi berbagai jenis makanan di lingkungan sekolah.
“Ketika kami tanya, jawabannya beragam. Ada yang jajan di kantin, koperasi, dan ada yang makan dari jatah program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ungkap Anggreini.
Hingga berita ini ditulis, para pelajar masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pihak sekolah bersama tim medis menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan penyebab keracunan massal yang menimpa siswa SMAN 2 Lamongan tersebut. (jar)
Editor : Anjar D. Pradipta