LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Sejumlah obyek vital di Lamongan, mulai SPBU hingga kantor Samsat, terpaksa menutup layanan pada Minggu (31/8). Langkah itu diambil sebagai antisipasi adanya aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung tak jauh dari Mapolres Lamongan.
SPBU di Jalan Kombes Pol M. Duryat juga memilih menutup pelayanan. Diduga letaknya yang berdekatan dengan Mapolres membuat pengelola mengambil langkah antisipasi.
Sejak pagi, aktivitas pengisian BBM di lokasi itu terpantau berhenti demi menghindari potensi kericuhan di sekitar jalan tersebut.
Sedangkan Kantor Bersama (KB) Samsat Lamongan yang terletak di Jalan Veteran memang tidak beroperasi pada hari Minggu. Meski begitu, papan nama dan neon box kantor tersebut terpantau ditutup dengan spanduk sejak pagi.
Seorang petugas yang berjaga menjelaskan, penutupan atribut itu sengaja dilakukan sebagai langkah pencegahan.
"Langkah antispasi terjadi hal yang tidak diinginkan seperti di wilayah lain. Hari ini memang layanan tutup, tapi besok kemungkinan sudah normal kembali,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto mengatakan tak ada arahan dari pihaknya untuk menutup obyek vital dan kantor layanan di wilayah Lamongan.
"Oh tidak ada (himbuan penutupan, Red), untuk SPBU bisa ditanyakan kepada pengelolanya, sedangkan untuk Samsat hari Minggu memang tutup pelayananan, besok layananan tetap normal kembali seperti biasa," tegasnya.
Kapolres juga menghimbau untuk tetap tertib dan tidak melenceng dari tujuan dalam menyampaikan aspirasi. Ia berharap aksi yang dilakukan tetap kondusif dan tidak provokatif.
"Dalam menyampaikan aspirasi ini tentunya agar tidak melenceng dari yang disampaikan, agar tetap tertib, tidak provokatif, dan tidak mengarah kepada tindakan anarkis," tambahnya. (jar)
Editor : Anjar D. Pradipta