LAMONGAN, Radarlamongan.co - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendorong agar produk UMKM Lamongan bisa naik kelas. Hasilnya sebanyak 10 produk UMKM asli Lamongan berhasil memasuki toko modern.
Produk tersebut antara lain opak ladusing (Sito Bandeng), Kembang Goyang ( Ar Rayyan Sejahtera), kerupuk Singkong (Navid Snack), Tempe Kriuk (Lisfood), Rengginang (Jajanan Ibu), Stick Balado (2R Snack), Seblak Krispi (Mama Iin), Teri Krezz (Kirana Food Indonesia), Cotton Candy Arumanis (Ratita Snack), dan Keripik Seledri (Dins Snack).
Baca Juga: Proyek Jamula Made – Plembon Mulai Dikerjakan Akhir Agustus, Segini Panjangnya
Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, M.Ek mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya Pemkab Lamongan dalam merealisasikan program prioritas “UMKM Naik Kelas.”
Karena dukungan dan fasilitasi terhadap UMKM diyakini dapat menaikkan pertumbuhan ekonomi Lamongan.
“Pemkab terus bekerjasama dengan ritel modern untuk mendukung agar produk UMKM terus berkembang.
Seperti 10 produk yang kemarin dilaunching, itu menunjukkan produk UMKM Lamongan terus mengalami peningkatan kualitas,” ujar Bupati Yes saat melaunching produk UMKM di ritel modern di jalan Veteran Selasa (19/8).
Baca Juga: HUT MA Ke-80 di Pengadilan Agama Lamongan. Pengadilan Bermartabat Jadi Pilar Kedaulatan Negara
Sebelum masuk ke ritel modern, seluruh produk UMKM Lamongan sudah melewati proses kurasi yang dilakukan oleh PT Sumber Alfaria Trijaya.
Kurasi dilakukan untuk memastikan produk memiliki kualitas yang baik, memenuhi standar keamanan dan perizinan, serta memiliki kemasan yang menarik dan informatif.
Untuk mencapai kriteria kurasi, Pemkab Lamongan melalui dinas terkait memberikan pendampingan mulai dari perencanaan, produksi, hingga pemasaran.
Baca Juga: Jamu Deltras di Laga Perdana Championship, Persela Pemanasan Uji Coba dengan Klub Selevel Dulu
Tujuannya untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk UMKM Lamongan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yes juga melakukan penandatanganan MoU program kemitraan bersama PT Sumber Alfaria Trijaya.
Branch Manager Nurcahyo Rahutomo menambahkan, komitmennya dalam melangsungkan kolaborasi dalam mendukung UMKM Lokal untuk terus berkembang.
“Untuk memajang produk UMKM di Alfamart tidak dipungut biaya, tapi harus memenuhi kriteria kurasi yang ditetapkan,” imbuhnya. (rka/ind)
Editor : Indra Gunawan