LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Penantian panjang warga Lamongan akhirnya terwujud. Setelah lebih dari dua dekade direncanakan, Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan resmi dibuka bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80, Minggu (17/8).
Bupati lamongan Yuhronur Efendi mengaku bersyukur karena proyek yang sudah direncanakan sejak lama itu kini resmi terwujud.
"Alhamdulillah, perjuangan panjang ini kini terwujud. Semoga pembangunan jalan ini memberikan manfaat dan barokah untuk masyarakat Lamongan," ujarnya usai meresmikan JLU.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Jalan strategis yang mulai dikerjakan sejak tahu 2021 itu diharapkan menjadi solusi kemacetan sekaligus penggerak ekonomi baru di wilayah Lamongan.
Yuhronur menjelaskan, keberadaan JLU bakal mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur nasional Surabaya–Babat, terutama pada dua titik perlintasan kereta api yang selama ini menjadi biang kemacetan.
"Jalan lingkar utara ini tidak hanya mengurai kemacetan akibat lintasan rel kereta api, tetapi juga untuk membangkitkan wilayah ekonomi baru," imbuhnya.
Nantinya Jalan sepanjang 7,15 kilometer yang menghubungkan Desa Rejosari Kecamatan Deket, dengan Desa Plosowahyu Kecamatan Lamongan ini akan dilengkapi beberapa fasilitas penunjang untuk menarik investor.
"Sudah ada beberapa yang melirik, termasuk untuk melengkapi fasilitas disekitar sini seperti SPBU, rest area, dan Insyaallah pasar ikan juga akan segera dibangun disekitar sini, jelasnya.
Dengan dibukanya JLU, Pemkab Lamongam optimistis roda perekonomian Lamongan bisa lebih hidup. Kawasan baru di sepanjang jalur lingkar tersebut diprediksi akan berkembang pesat dengan hadirnya investasi sektor perdagangan, jasa, hingga perumahan. (jar)
Editor : Anjar D. Pradipta