LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Audit keselamatan jalan di jalur lingkar utara (JLU) Lamongan yang dilakukan Balai Besar Perbaikan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim – Bali memasuki hari terakhir, Selasa (12/8).
Pengawas Lapangan BBPJN Jatim – Bali, Muhadi Setyo Utomo menjelaskan, tak hanya pengecekan jalan, tapi juga seluruh rambu lalu lintas yang sudah terpasang.
Sedangkan pada malam hari dilakukan pengecekan terhadap penerang jalan umum (PJU), marka jalan, traffic light, dan warning light.
Muhadi menuturkan, seluruhnya sudah sesuai dan tidak ada masalah. Saat ini, pihaknya masih menunggu pengecekan lebih lanjut.
‘’Sekarang ini saja, tim masih melakukan pengecekan di lapangan saat siang hari sampai malam nanti,’’ imbuhnya.
Hasil AKJ nantinya akan dikoordinasikan dengan lintas sektoral. Saat disinggung mengenai rencana pembukaan sebelum Tangal 17 Agustus mendatang. Muhadi mengatakan, pihaknya bakal mengupayakan hal tersebut.
‘’Setelah ini, ke depan juga ada pengecekan uji layak jalan selama satu bulan lamanya usai dibuka,’’ imbuhnya.
Pada uji layak jalan nantinya akan ada catatan dan evaluasi. Tujuannya untuk memastikan tidak ada hambatan pada jalur penghubung Desa Rejosari, Kecamatan Deket - Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan tersebut.
Muhadi memastikan, tidak ada batasan tonase truk yang melintas di JLU. Sebab spesifikasi sudah sesuai jalan nasional.
‘’Untuk jalan ini tentunya sudah dirancang sama seperti jalan nasional, dengan beban truk lebih dari 60 ton,’’ bebernya. (mal/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta