LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Komitmen PT Nufarm Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan secara nyata.
Perusahaan yang telah 38 tahun hadir di Indonesia ini menggencarkan edukasi pertanian kepada para petani, sekaligus memperkenalkan teknologi terbaru yang mampu meningkatkan hasil panen hingga 20 persen per hektare.
Hal tersebut diwujudkan dalam kegiatan bertajuk Zona Panen Melimpah yang digelar di lapangan Desa Siwuran, Kecamatan Maduran, Kamis (7/8).
Ratusan petani dari wilayah sekitar tampak antusias mengikuti kegiatan yang diisi dengan edukasi seputar benih unggul, pemupukan, penanggulangan hama, dan penerapan teknologi pertanian modern di sejumlah tenda informasi yang telah disiapkan.
Camat Maduran, Teguh Bagio, mengapresiasi upaya PT Nufarm yang memberikan edukasi langsung kepada petani. Menurutnya, pendekatan seperti ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas petani dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian.
“Kalau butuh pembinaan lebih intensif, silakan undang PT Nufarm ke desa masing-masing. Ini sangat mendukung peningkatan hasil pertanian,” ungkap Teguh dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto, harus melibatkan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan benih, hingga pelaku industri pertanian lainnya.
“Sehingga target kita bisa melebihi,” imbuhnya.
Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi dari Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Maduran, Erman. Ia menilai, Zona Panen Melimpah memberikan banyak manfaat konkret bagi petani.
“Support seperti ini sangat membantu untuk menyukseskan program ketahanan pangan yang telah dicanangkan bapak presiden Prabowo,” ujarnya.
Harapan serupa juga disampaikan oleh Kepala Desa Siwuran, Irfanudin Rais. Menurutnya, para petani merasa mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.
“Mulai dari edukasi bibit, obat-obatan, hingga pupuk. Produk PT Nufarm ini sudah mewakili kebutuhan petani dari sebelum tanam hingga panen,” ucap Irfan, yang juga berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut.
Sementara itu, Regional Sales Manager PT Nufarm Indonesia, Agus Iwan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendampingi petani Indonesia.
“Selama 38 tahun kami terus berupaya mencari solusi terbaik atas keluhan petani. Misalnya, untuk masalah penyakit padi atau hama, kami hadirkan teknologi terbaru,” jelasnya.
Ia juga memaparkan bahwa produk seperti Wuz dan GibGro telah terbukti mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan. “Berdasarkan data resmi kami, teknologi ini bisa meningkatkan hasil panen hingga satu ton per hektare, atau sekitar 20 persen,” terangnya.
Agus menambahkan, perubahan pola hidup gulma dan hama setiap musim menuntut solusi pertanian yang adaptif. Oleh karena itu, PT Nufarm terus berinovasi agar bisa menjadi bagian dari solusi nasional.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi sumbangsih nyata PT Nufarm untuk program ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. (sip/jar)
Editor : Anjar D. Pradipta