Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Operasi Patuh Semeru Dongkrak Jumlah Uji KIR Kendaraan di Lamongan

M. Gamal Ayatollah • Selasa, 22 Juli 2025 | 04:04 WIB
MINIM KESADARAN: Selama ini masih banyak pemilik kendaraan yang mengabaikan Uji KIR, serta menggunakan pikap untuk memuat orang.
MINIM KESADARAN: Selama ini masih banyak pemilik kendaraan yang mengabaikan Uji KIR, serta menggunakan pikap untuk memuat orang.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru yang digelar selama sepekan terakhir mulai memberikan dampak positif. Salah satunya dirasakan UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan, yang mencatat peningkatan jumlah kendaraan yang menjalani uji KIR.

“Memang benar, dalam satu minggu ini mengalami peningkatan dalam pengujian kendaraan,” terang Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Lamongan, Kholid Ibrahim.

Dia menjelaskan, operasi yang digelar di jalan raya mendorong para pemilik kendaraan, terutama jenis bak terbuka untuk segera melakukan pengujian. Apalagi, saat ini sedang berlangsung program mutasi kendaraan gratis, penghapusan denda keterlambatan, hingga bebas biaya balik nama.

“Kalau adanya giat operasi, pastinya mengalami peningkatan meskipun tidak signifikan setiap harinya,” jelasnya.

Sebelum ada operasi penindakan, jumlah kendaraan yang menjalani uji KIR hanya sekitar 18 unit per hari. Namun, selama sepekan terakhir, jumlahnya melonjak menjadi sekitar 30 unit setiap harinya.

“Semakin banyak dilakukan penindakan setiap harinya di beberapa wilayah, tentunya membuat pemilik kendaraan berbondong-bondong melakukan pengujian (uji KIR, Red),” imbuhnya.

Kholid menambahkan, kebijakan pembebasan biaya menjadi salah satu faktor pendorong lainnya. Bahkan kendaraan yang sudah menunggak bertahun-tahun pun tetap mendapatkan layanan uji KIR secara gratis.

Menurut dia, pengujian kendaraan sangat penting dilakukan untuk memastikan kelayakan kendaraan. Dengan begitu, potensi kecelakaan akibat kerusakan teknis bisa diminimalisasi.

“Yang sangat penting, tentunya untuk keselamatan dirinya sendiri serta orang lain di jalan,” pungkasnya. (mal/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#uji kir #operasi patuh semeru #lamongan