radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Penyidikan terhadap dugaan penyelewengan proyek pembangunan gedung lantai 7 Pemkab Lamongan masih dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga Jumat, hari ini (11/7).
Kamis (10/7) mereka yang menjalani pemanggilan sebagai saksi adalah Zr, site operation manager Abipraya; Ow, manager proyek Abipraya, Ds, site engineer manager abipraya; Am, konsultan PT Delta Buana; dan Mr, team leader/konsultan pada PT Delta Buana di 2017.
Kabag Hukum Setda Lamongan, M Rois, menjelaskan, sampai kemarin masih ada pemeriksaan di lantai 7.
‘’Masih ada pemeriksaan Mas, siapa dan berapa jumlahnya, tak mengetahui detail,'' katanya saat ditemui di halaman gedung Pemkab Lamongan.
Berdasarkan izin peminjaman tempat di gedung lantai 7, maka Jumat hari ini (11/7) diperkirakan menjadi hari terakhir KPK berada di Lamongan.
Seperti diberitakan, penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan tahun anggaran 2017 - 2019, pernah dilakukan KPK pada 2023 - 2024.
Sejumlah pihak dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi waktu itu.
Mulai mantan Ketua DPRD Kabupaten Lamongan H Kaharudin, mantan wakil Ketua DPRD Sa’im, Direktur PT Agung Pradana Putra Ahmad Abdullah.
Kemudian Komite Manajemen Proyek Pembangunan Gedung Kantor Pemkab Lamongan sekaligus Direktur CV Absolute Muhammad Yanuar Marzuki dan Kabag Perencanaan dan Keuangan Setda Kabupaten Lamongan Nanik Purwati.
Bupati Yuhronur Efendi juga ikut diperiksa sebagai saksi. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma