radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Lamongan.
Diperkirakan, pemeriksaan terus berlanjut beberapa hari ke depan.
Sebab, KPK meminjam gedung lantai 7 untuk menjalankan tugasnya tidak hanya sehari.
‘’Untuk izin penyewaan ruangan hingga tangal 11 nanti. Hanya ini saja yang tahu,'' kata Kabag Hukum Pemkab Lamongan, M Rois, saat ditemui di halaman parkir Pemkab Lamongan Senin (7/7).
Terkait apa yang dilakukan KPK, termasuk pemeriksaan kepada siapa saja, Rois mengaku belum mengetahui detail.
‘’Yang jelas suruh menyiapkan tempat. Yang tahu hanya itu saja, yang lainnya tak mengetahui lebih detail,’’ alasannya.
Peminjaman lantai 7 hingga Jumat pun menimbulkan tanda tanya publik.
Apalagi ada istilah Jumat Keramat di lingkup KPK.
Yakni, pengumuman dan penetapan tersangka pada hari Jumat.
Ada lima mobil Innova Reborn yang digunakan petugas KPK Senin itu.
Mobil itu masuk ke halaman gedung Pemkab Lamongan sekitar pukul 09.00.
Dua mobil di antaranya kemudian keluar lagi pukul 11.30.
Sekitar pukul 18.25, tiga petugas dari KPK keluar dari gedung pemkab.
Saat ditanya berapa orang yang dilakukan pemeriksaan?, mereka enggan menjawab. Mereka memilih masuk ke Innova hitam L 1101 NJR.
Sebelumnya, pada minggu kedua September 2023, gedung Pemkab Lamongan juga pernah didatangi KPK.
Juga, kantor dinas perumahan dan pemukiman, serta dan rumah dinas bupati.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, waktu itu mengatakan, KPK datang dalam rangka untuk mencari dokumen atau bukti berkaitan dengan proyek pembangunan gedung pemda lantai 7 pada tahun 2017 hingga 2019. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma