LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mendampingi kunjungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk menyalurkan bantuan sosial dan meninjau persiapan sekolah rakyat di SMK Maritim Brondong Lamongan, kemarin (7/7).
Kedatangan Gubernur perempuan pertama Jatim ini disambut antusias oleh penerima manfaat, yang terdiri dari PKH, ASPD, bantuan buruh pabrik rokok, bantuan sosial kemiskinan ekstrem, dan penyerahan alat bantu mobilitas lansia juga penyandang disabilitas.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi berterima kasih atas perhatian yang diberikan Pemprov (Bu Gubernur) untuk masyarakat Lamongan.
Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mempersempit jurang kemiskinan.
Pemkab juga terus membersamai agar bisa menuntaskan masalah kemiskinan dengen menyiapkan bantuan pendukung.
Selain itu, Bupati Yes juga senang Kabupaten Lamongan menjadi salah satu yang paling siap dalam melaksanakan program sekolah rakyat jenjang SMA. Tentunya ke depan, Pemkab juga akan berusaha melaksanakan program sekolah rakyat di tingkat SD dan SMP.
“Pemkab akan selalu siap berkolaborasi untuk mensukseskan program provinsi maupun pusat,” ujar Bupati Yes.
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, kedatangannya kali ini ingin memberikan motivasi kepada penerima manfaat. Memotivasi calon siswa sekolah rakyat, yang akan memulai pembelajaran pada 14 September mendatang.
Terkait kesiapan sudah hampir 100 persen, karena gurunya, kepala sekolah, siswa, dan bangunan sudah siap. Hanya menunggu alat laboratorium penunjang pembelajaran, yang masih proses yakni lab. IPA dan komputer.
“Alhamdulillah persiapan lancar, saya minta anak-anak masuk tanggal 12 September untuk pengenalan lingkungan,” ujarnya.
Khofifah menjelaskan, sekolah rakyat ini ada asrama untuk anak-anak miskin ekstrem, dan semua anak menempati tempat masing-masing, yang sudah disiapkan. Sehingga akan ada tiga rombel yang masing-masing 25 siswa/ti, lengkap asrama.
Khofifah mengaku sangat luas dan dilengkapi 20 kamar mandi.
“Semoga SR untuk SMA ini lancar dan bisa meningkatkan akademik mereka,” harapnya.
Kepala Dinsos Jawa Timur, Restu Novi Widiani menambahkan, kemarin diserahkan bantuan senilai Rp 8,7 miliar untuk beberapa penerima manfaat di Lamongan.
Untuk sekolah rakyat, tenaga pendidik, guru, dan kepala sekolah semuanya dipilih pusat nanti dipilih pusat yakni Kemensos dan Kemdikdasmen, yang mana untuk pemetaan sudah disesuaikan dengan tempat tinggal mereka.
"Jadi Insya Allah semuanya sudah diselesaikan bertahap, dan sesuai ketentuan,” tuturnya. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta