Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Jemaah Haji Tiga Kloter Tiba di Lamongan Secara Bertahap

Ahmad Asif Alafi • Senin, 30 Juni 2025 | 21:29 WIB
Jemaah haji Lamongan yang tergabung dalam tiga kloter bersiap terbang ke Tanah Air.
Jemaah haji Lamongan yang tergabung dalam tiga kloter bersiap terbang ke Tanah Air.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Seluruh jemaah telah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Jemaah haji asal Lamongan yang tergabung dalam tiga kloter, yakni kloter 59, kloter 60 dan kloter 61 dijadwalkan mulai tiba di Tanah Air Senin (30/6).

Salah satu jemaah haji asal Lamongan, Joko Nursiyanto mengatakan, kloter 59 naik bus menuju bandara di Madinah pukul 10.30 waktu setempat.

‘’Perkiraan sampai tanah air Hari Senin pagi (hari ini, Red) di Bandara Juanda,’’ tutur Joko.

Joko menjelaskan, imbauan yang diberikan yakni tidak diperbolehkan membawa air zam-zam di koper besar. ‘’Dan maksimal koper besar 32 kg dan untuk koper kecil tidak ada penimbangan,’’ imbuhnya.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur mengatakan, jemaah haji Lamongan yang tergabung dalam kloter 59 tiba di Indonesia Senin pagi sekitar pukul 03.45 WIB. 

Disusul kloter 60 tiba sekitar pukul 08.50 WIB, serta kloter 61 tiba malam hari pukul 19.50 WIB. Sedangkan kloter 62 dijadwalkan tiba Selasa (1/7) sekitar pukul 04.15 WIB, kloter 63 tiba Selasa pagi sekitar pukul 08.15 WIB, dilanjutkan kedatangan kloter 64.

‘’Kalau tidak ada perubahan skedul penerbangan, kita tetap pedoman pada jadwal,’’ ucapnya.

Ghofur memastikan, skema penjemputan Jemaah haji hampir sama saat pemberangkatan. Yakni jemaah dijemput armada bus yang disiapkan Pemkab Lamongan, dengan masing-masing rombongan satu bus terdiri 45 sampai 50 jemaah.

‘’Akan meluncur ke titik-titik KBIH, ketika dulu dilakukan penjemputan,’’ sambungnya.

Pihaknya mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan, terutama selalu mengenakan APD. Kemudian saat pulang mengenakan seragam batik haji nasional.

Selain itu, jemaah harus mematuhi ketentuan barang yang boleh dibawa dalam penerbangan. 

‘’Saya wanti-wanti pada petugas kloter untuk melakukan penyisiran air zam-zam untuk tidak dibawa, karena masing-masing sudah disediakan oleh pemerintah 5 liter yang akan diberikan nanti di Embarkasih Surabaya,’’ pungkasnya. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#madinah #bandara juanda #lamongan #indonesia #Zam-zam #tanah suci #jemaah haji