Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Jemaah Bisa Ajukan Murur dan Tanazul Saat Puncak Haji Armuzna, Begini Imbauan dari Kemenag Lamongan

Ahmad Asif Alafi • Sabtu, 31 Mei 2025 | 03:18 WIB
Jemaah haji yang sakit, lansia, dan disabilitas bisa mengajukan murur dan tanazul pada puncak haji.
Jemaah haji yang sakit, lansia, dan disabilitas bisa mengajukan murur dan tanazul pada puncak haji.

LAMONGAN, Radarlamongan.co - Kemenag Lamongan mengimbau kepada jemaah haji untuk menjaga kesehatan jelang Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna). Ada kemudahan bagi jemaah haji yang sakit, lansia, dan disabilitas berupa murur dan tanazul.

Murur memungkinkan jemaah untuk melewati Muzdalifah tanpa turun dari bus setelah wukuf di Arafah. Sedangkan tanazul memungkinkan jemaah yang tinggal di hotel dekat area Jamarat, untuk tidak menginap di tenda Mina. 

Kepala Kantor Kemenag Lamongan, H. M. Muhlisin Mufa memantau melalui petugas kloter yakni mulai dilakukan koordinasi, untuk persiapan puncak haji Armuzna.

‘’Jelang pelaksanaan wukuf ada survei tempat. Ketika survei tempat, masing-masing kloter mengetahui jemaahnya berada di tenda mana, kemudian dikasih tanda,’’ ujarnya.

Muhlisin mengimbau jemaah untuk memperbanyak istirahat jelang Armuzna, serta makan teratur yang sudah disiapkan.

‘’Bagi mereka punya penyakit tetap mengkonsumsi obat, sehingga jelang Armuzna ini sudah siap,’’ ujarnya.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur menuturkan, petugas PPIH Arab Saudi dan petugas kloter sudah melakukan survei tenda yang di Arafah maupun Mina.

‘’Kapasitas biasa per tenda kapasitas terbagi per kloter,’’ imbuhnya.

Ghofur menjelaskan, jemaah bergerak menuju Arafah pada 8 Dzulhijjah tepatnya Rabu (4/6), serta tiba di Arafah pada 9 Dzulhijjah tepatnya Jumat (5/6).

Kemudian setelah magrib menuju ke Muzdalifah, serta jemaah yang sehat menginap atau mabit di Muzdalifah. 

‘’Tapi bagi jemaah yang kondisi sakit, lansia atau disabilitas, bisa ikut skema murur program dari Kemenag RI, jemaah didata,’’ ucapnya.

Pihaknya berharap dengan program ini, terwujud layanan jemaah haji ramah lansia dan ramah disabilitas.

‘’Kita tetap menjaga keselamatan jemaah dan kesehatan jemaah. Tapi tetap bisa melaksanakan haji dan rukun haji,’’ pungkasnya. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#Tanazul #Murur #kemenag lamongan #arab saudi #jemaah haji