LAMONGAN, Radarlamongan.co – Sesuai surat edaran Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, calon jemaah haji (CJH) Lamongan terbagi dalam lima kloter. Meliputi kloter 59, kloter 60, kloter 61, kloter 62, dan kloter 63.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur menjelaskan, rencana CJH masuk Asrama Haji embarkasih Surabaya mulai Senin (19/5). Setiap kloter diisi 380 orang, dengan rincian ada 376 CJH, ketua kloter 1, PIHK 1 orang, dan TKHK 2 orang. Sedangkan, untuk kloter 59 sampai kloter 62 full CJH Lamongan.
CJH Lamongan lima kloter ini dijadwalkan berangkat dari Asrama Haji, Selasa (20/5), langsung menuju ke Jeddah, Makkah.
‘’Kemungkinan kloter 63 akan kurang, digabung dengan Kabupaten Bojonegoro,’’ ujarnya.
Sementara itu, terdata sekitar 400 lebih CJH cadangan melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih), dari total 775 CJH cadangan di Lamongan. Hingga batas waktu terakhir perpanjangan pelunasan, Jumat (25/4), ada sekitar 300 lebih CJH cadangan yang tidak melunasi Bipih.
Ghofur menuturkan, untuk saat ini jumlah CJH Lamongan sekitar 1.585 terdiiri dari jemaah porsi urut 1.332 CJH, prioritas lansia 79 CJH, usulan penggabungan dan pendampingan 142 CJH, dan petugas 32 orang.
Serta nantinya bakal ditambah cadangan yang nanti berganti menjadi porsi berangkat.
‘’Setelah penutupan perpanjangan kedua, maka sebentar lagi lihat rilis cadangan. Nantinya bisa dilihat dari status cadangan ke status berangkat, ada rilis resmi dari kanwil,’’ ucapnya.
Ghofur memprediksi, untuk Jatim ada kuota sisa sekitar 3 ribu lebih, yang berpotensi mengisi kekosongan kursi untuk Lamongan sekitar 250 CJH cadangan.
‘’Sehingga bisa menambah jumlah jemaah Lamongan,’’ pungkasnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta