LAMONGAN, Radarlamongan.co – Persiapan operasional jalur lingkar utara (JLU) untuk arus mudik-balik Lebaran terus dimatangkan.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi memantau secara langsung uji coba pembukaan jalur penghubung Desa Rejosari, Kecamatan Deket – Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan tersebut, Rabu (26/3).
Bupati Yes menjelaskan, pembukaan ini merupakan simulasi sebagai upaya mengurai kemacetan saat arus mudik-balik Lebaran nantinya.
Seperti diketahui, dua titik perlintasan kereta api (KA) di jalan nasional menjadi perhatian, yakni di Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Jaksa Agung Suprapto.
Ketika JLU dibuka nanti, diharapkan bisa meminimalisasi kemacetan di jalan nasional. Uji coba dilakukan dua kali, yakni saat pagi dan saat sore hari.
‘’Untuk pagi pada pukul 07.30 WIB sampai 09.00 WIB. Sedangkan sore hari pukul 15.00 WIB sampai 17.00 WIB, di atas itu akan ditutup kembali,’’ terangnya.
Pantauan di lapangan, penerang jalan umum (PJU) di JLU sisi barat masih proses penyambungan arus listrik.
Seperti diketahui, kedepan akan dilengkapi sejumlah fasilitas umum di JLU sepanjang 7,7 kilometer (km) ini, seperti pasar ikan hingga rest area.
Dengan adanya JLU ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian bagi masyarakat Lamongan.
‘’Saya sendiri berharap setelah dibukanya jalan ini bisa memperlancar arus lalu lintas dan menumbuhkan perekonomian,’’ ucap Bupati Yes.
Plt Dinas Perhubungan Lamongan, Dianto Hari Purnomo mengimbau kepada pengguna jalan untuk terus berhati-hati dalam berkendara, meski JLU sudah dioperasikan.
Pembukaan JLU saat ini masih satu arah, yakni hanya dari arah barat ke timur. ‘’Ada tiga titik yang perlu diperhatikan, crossing (persimpangan) antara jalur utara ke selatan dan dari arah timur ke barat,’’ ujarnya.
‘’Meskipun jalan tersebut halus, tetap harus berhati-hati, tak perlu kecepatan tinggi,’’ sambungnya. (mal/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta