radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Permintaan bahan bakar minyak (BBM) diprediksi meningkat selama libur panjang dan lebaran.
Manajer SPBU 5462223 di Kecamatan Tikung, Sunarno, memrediksi ada kenaikan 20 persen pembelian BBM di SPBU-nya.
Menurut dia, libur hari raya nyepi dan lebaran meningkatkan mobilisasi masyarakat.
Permintaan bakal naik tajam mulai H-7 lebaran.
Konsumsi paling tinggi tetap jenis Pertamax dan Pertalite.
''Kalau arahan dari pihak Pertamina, permintaan selama lebaran akan disesuaikan dengan kebutuhan,” ujarnya.
Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan, proyeksi konsumsi BBM di wilayah Jawa Timur selama periode libur panjang, gasoline diperkirakan naik 9,5 persen.
Kebutuhan rata - rata selama ini, 12 ribu kiloliter (kl) per hari.
Kebutuhan tinggi gasoline karena diprediksi arus mudik meningkat dengan adanya libur panjang.
Sedangkan kebutuhan gasoil diprediksi turun 14,4 persen dari konsumsi normal 6 ribu kl per hari.
Konsumsi gasoil turun karena pembatasan operasional kendaraan angkutan barang dan truk.
“Kita tambah untuk kebutuhan setiap SPBU. Juga menambah terminal BBM di lokasi tertentu,” jelasnya.
Ahad menambahkan, distribusi BBM dipastikan aman hingga lebaran.
“Lebaran sekarang nyambung dengan libur panjang, jadi kita terus koordinasi dengan daerah untuk memastikan skema pendistribusian aman dan cukup,” tuturnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma