LAMONGAN, Radar Lamongan - Bus jurusan Lamongan - Mojokerto kemungkinan besar segera terealisasi.
Seperti pernah diberitakan, sebelumnya sudah dilakukan survey rute jalur transportasi umum ke arah selatan tersebut.
Kini, Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan masih menunggu hasil lelang, yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Memang benar, transportasi tersebut akan beroperasi di tahun ini pastinya, tutur Kepala Dishub Lamongan, Heruwidi kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Rencana awal, bus damri yang menjadi transportasi umum Lamongan - Mojokerto. Namun, Heruwidi mengaku jika hal itu bisa berubah.
Dia menjelaskan, saat ini bus perintis tersebut bisa jenisnya damri atau yang lainnya. Saat ini pihaknya masih menunggu tender pemenang lelang. Sebab, semua anggaran dari Kemenhub.
Namun hasil survey bersama, tentunya sudah diputuskan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jatim, tentunya sudah ada kelayakan, terang Heruwidi.
Artinya jalur Lamongan - Mojokerto sudah diberikan kelayakan sebagai sarana transportasi publik. Seperti diketahui, mobil penumpang umum (MPU) sudah belasan tahun vakum beroperasi di jalur tersebut. Sehingga, masyarakat kesulitan mendapatkan jasa transportasi umum ke arah selatan.
Semoga saja, adanya rute tersebut serta transportasi umum, bisa memudahkan masyarakat, harapnya.
Disinggung terkait halte. Heruwidi menuturkan, rencananya akan ada 16 halte yang akan didirikan. Yakni mulai dari Mantup hingga Paciran, sesuai dengan rute jalan yang akan dilalui bus.
Diantaranya mulai Pasar Babatan di Kecamatan Mantup, pertigaan Mantup, pasar Puter, ruko Bakalanpule, di depan Masjid Namira, perempatan Pasar Sidoharjo, di depan SMAN 1 Lamongan, dan beberapa titik lainnya.
Untuk di Jalan Veteran Lamongan, tentunya diberikan satu halte untuk naik - turunnya beberapa pelajar,'' imbuhnya. (mal/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta