LAMONGAN, Radar Lamongan — Kabar duka datang dari Tanah Suci. Dua jemaah haji asal Lamongan meninggal dunia di Makkah, kemarin (22/6).
Meliputi H. Sadiq, jemaah haji asal Desa Lawanganagung, Kecamatan Sugio dan Hj. Marning, jemaah haji asal Desa Geger, Kecamatan Turi.
Seperti diketahui, pemulangan jemaah haji asal Lamongan dimulai hari ini (23/6).
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur membenarkan dua jemaah haji asal Lamongan meninggal dunia.
Berdasar informasi yang diterimanya, H. Sadiq sebelumnya dirawat di rumah sakit karena ada riwayat sakit faktor usia, serta dinyatakan meninggal sekitar pukul 00.30 waktu Arab Saudi (WAS).
Jemaah haji yang tergabung dalam kloter enam tersebut dijadwalkan pulang besok (24/6) sekitar pukul 09.00 WIB.
Ketika di Mina, informasi petugas kemarin itu, setelah melaksanakan kegiatan rangkaian haji, beliau masuk rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit Arab Saudi, terangnya.
Sedangkan informasi dari ketua kloter, H. Marning yang berusia lanjut usia (lansia) meninggal diduga terpeleset di kamar hotel.
Jemaah haji yang tergabung dalam kloter lima itu sebenarnya dijadwalkan tiba di embarkasih Surabaya malam ini pukul 21.00 WIB.
Yang bersangkutan kemungkinan juga ada riwayat sakit bawaan, katanya.
Ghofur menuturkan, Tim Kemenag Lamongan sudah menghubungi pihak keluarga, serta mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga jemaah haji yang meninggal.
Dia mengatakan, untuk perawatan jenazah akan disalatkan di Masjidil Haram, yang kemudian di Makamkan di Mala, makam para jemaah haji yang meninggal.
Insya Allah ini sudah haji semua dan Insya Allah Husnul Khatimah, ucapnya.
Ghofur menjelaskan, saat ini jemaah kloter lima sudah persiapan pulang.
Seluruh koper sudah siap dan sudah diperiksa, yang tinggal menunggu waktu pemulangan ke bandara.
Pihaknya mengingatkan agar jemaah tidak membawa air zam-zam di dalam koper besar.
Jadi semuanya harus taat pada ketentuan pemerintah supaya jemaah tertib dan dispilin, serta menjadi contoh bagi jemaah kloter selanjutnya, imbaunya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta