LAMONGAN, Radar Lamongan — Sebagian jemaah asal Lamongan sudah melaksanakan tawaf ifadah dan sai yang menjadi rangkaian terakhir ibadah haji.
"Saya mengimbau kepada jemaah ketika pulang ke hotel, untuk sementara istirahat dulu.
Memulihkan tenaga, baru kemudian mengambil tawaf ifadoh dan sai sebagai rangkaian ibadah haji," kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur.
Dia menjelaskan, untuk persiapan pemulangan, jemaah melakukan packing barang-barang bawaan.
Mulai dari koper besar maksimal 32 kilogram (kg), tas kabin maksimal 7 kg, dan tas dokumen.
Saat ini persiapan tas untuk dilakukan penimbangan.
"Tas ditaruh di depan pintu hotel jemaah, dilakukan penimbangan oleh petugas PPIH Arab Saudi dan petugas kloter," imbuhnya.
Ghofur meminta jemaah selalu membawa dokumen imigrasi di tas paspor.
Dokumen yang dibawa harus lengkap.
Sebab, nantinya ada pengecekan, mulai paspor, hingga boarding pass pulang yang dicetak maskapai penerbangan.
Apabila boarding pass hilang, maka jemaah diminta menghubungi seksi kedatangan dan keberangkatan daerah kerja Makkah dengan menyertakan paspor.
Jangan sampai paspor ketinggalan atau paspor hilang, itu akan mempersulit jemaah, dan akan ditinggal oleh kloternya.
Mudah - mudahan tertib dan berjalan lncar, doanya.
Ghofur juga mengingatkan identitas gelang dan id card.
Identitas itu harus tetap melekat di jemaah sampai proses penerbangan tiba di debarkasih.
"Proses pemeriksaan penerbangan, dibawa identitas haji," ucapnya.
Salah satu jemaah asal Lamongan kloter 7, Sujarwo, mengatakan, kemarin jemaah rata-rata tawaf ifadah, dilanjut sai.
"Hari ini (kemarin, Red), jemaah sudah ada yang mulai packing, karena dua hari sebelum kepulangan koper sudah mulai ditimbang dan diangkut," katanya.
"Jadwal timbang besok Jumat pukul 16.00," imbuhnya.
Seperti diberitakan, kepulangan jemaah dijadwalkan pada 23 Juni sudah tiba di Juanda untuk kloter 5.
Selanjutnya kloter 6 — 10 dijadwalkan tiba sehari berikutnya.
(sip/yan)