Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Mentan ke Lamongan, Cek Distribusi Pupuk hingga Pompanisasi, Ini Harapannya saat Kunjungan Didampingi Bupati Yes

Arya Nata Kesuma • Sabtu, 20 April 2024 | 23:40 WIB
PASTIKAN SEMUA LANCAR: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman didampingi Bupati Yes saat kunjungan kerja ke Lamongan. (ISTIMEWA/RADAR.LMG)
PASTIKAN SEMUA LANCAR: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman didampingi Bupati Yes saat kunjungan kerja ke Lamongan. (ISTIMEWA/RADAR.LMG)

LAMONGAN, Radar Lamongan — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kembali ke Lamongan.

Menteri kelahiran Kabupaten Bone itu kembali ke Kota Soto ini untuk memastikan distribusi pupuk bersubsidi yang sudah mengalami peningkatan dua kali lipat, berjalan lancar.

Selain itu, Mentan juga memberikan bantuan bibit padi, memantau harga gabah, dan memastikan program pompanisasi berjalan sesuai rencana untuk ketersediaan air di musim kemarau.

“Lamongan ini ketersediaan airnya melimpah. Jadi sangat tepat dengan adanya program pompaninasi yang bisa dimanfaatkan ketika musim kemarau. Nantinya jika program pompanisasi sudah berjalan, 16 ribu hektare lebih sawah akan teraliri di musim kemarau. Bisa dihitung dampak peningkatan produksi pertanian Lamongan, semoga kesejahteraan petani meningkat,” harapnya.

Sebelumnya, Pemkab Lamongan melalui Dinas KPP Lamongan mengusulkan 412 unit pompa untuk mengkover kebutuhan air seluas 16 ribu hektare.

Dari usulan tersebut, 6 unit pompa berukuran 8 inch, 6 inch, dan 3 inch telah terpasang.

“Ada bantuan pompa gratis, benih gratis, pupuk sudah dinaikkan dua kali lipat untuk menghadapi El Nino. Semoga produksi Jatim naik sehingga tidak perlu impor lagi,” terangnya.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan pompa untuk mengatasi kebutuhan air selama musim kemarau.

Pompanisasi ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas padi di Lamongan.

“Sebagai kabupaten yang dinobatkan sebagai lumbung pangan Jatim hingga nasional, tentu upaya peningkatan produksi pertanian sangat dibutuhkan. Saat ini luas tanam di Lamongan mencapai 95 ribu hektare, sawah irigasi 61 ribu hektare, sisanya tadah hujan. Dengan pompanisasi, maka 16 ribu hektare sudah tertangani masalah kebutuhan airnya, nanti sisanya akan menggunakan sumur bor,” tutur Bupati Yes.

Setelah mengecek program pompanisasi di Babat, Mentan Andi Amran didampingi Bupati Yes melakukan panen padi varietas IPB 9G (gogo) yang bisa bertahan di lahan kering.

Varietas ini dikembangkan IPB University di Desa Blawirejo, Kecamatan Kedungpring.

Jenis ini dikembangkan sebagai klaster pertanian modern yang dipantau perguruan tinggi.

Kebutuhan pertaniannya akan disediakan Kementan yang harapannya bisa menarik minat petani generasi muda sekaligus akselerasi kesetaraan pertanian dengan negara maju. (rka/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#Pompanisasi #lamongan #distribusi pupuk #Bupati YES #mentan #Cek