LAMONGAN, Radar Lamongan — Polres Lamongan bersama Tim Forensik Bidang Dokkes Polda Jatim Rabu ini (13/3) berencana membongkar makam Abdul Aziz, 23, di Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, Jombang.
Pembongkaran makam itu untuk mengusut kematian pria yang bekerja di tambal ban dan bengkel motor di Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng.
Besok (hari ini, Red) tim akan berangkat ke Jombang bersama Tim Forensik Bidang Dokkes Polda Jatim, ucap Kanit Pidum Satreskrim Polres Lamongan, Iptu Sunandar, Selasa (12/3).
Menurut dia, keluarga korban mendukung adanya otopsi tersebut.
Bahkan, pihak keluarga menyiapkan tenda.
Seperti diberitakan, Aziz diduga dibunuh Nur F alias Didi, warga Kecamatan Deket dengan cara meneteskan cairan racun ke seblak sebelum dimakan korban.
Dugaan ini muncul setelah adanya laporan dari orang tua korban yang curiga dengan perpesanan anaknya di WhatsApp.
Ada chat beberapa kali transferan uang ke salah satu rekening sebuah bank.
Dari pemilik rekening itu, polisi mengetahui bahwa ATM-nya dibawa Nur yang lebih dikenal Didi di Kecamatan Karanggeneng.
Bahkan, sebagian orang mengira Didi sebagai seorang laki — laki.
Sebab, penampilannya sehari — hari tidak seperti perempuan.
Rambutnya cepak, tidak memasang perhiasan anting — anting di telinga, dan senang bercelana pendek.
Berdasarkan penyelidikan, Nur menerima sekitar Rp 20 juta.
Uang itu jasa untuk memperkenalkan korban dengan teman perempuannya Nur.
Setelah menerima transfer, Nur langsung menghabiskan uang tersebut untuk membeli pakaian dan makanan. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma