Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Awalnya Tak Sampaikan Kerjasama Dengan Bilad, 15 Member Tertipu Investasi Bodong Hingga 846 Juta Rupiah

Anjar Dwi Pradipta • Jumat, 8 Maret 2024 | 03:29 WIB
RUGI BESAR : Berawal Tertarik dari Postingan Instagram, Beberapa Korban Tertipu Investasi Bodong hingga ratusan juta (istimewa)
RUGI BESAR : Berawal Tertarik dari Postingan Instagram, Beberapa Korban Tertipu Investasi Bodong hingga ratusan juta (istimewa)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Berdasarkan sistem informasi penelusuran perkara, sebanyak 15 member yang melaporkan mengalami total kerugian hingga Rp 846 juta lebih.

JPU Eko Vitiyandono mengatakan, enam saksi yang dihadirkan memberi keterangan kerugian yang diderita. 

Cuma dari awal tidak menyampaikan ada Bilad, ujungnya saat pecah (kasus terkuak, Red) menyampaikan si reseller bekerjsama dengan Bilad, ujar Eko. 

Dari enam saksi yang dihadirkan menelan kerugian bervariasi hingga ratusan juta rupiah.

Salah satunya korban Indrika Yusuf Efendi member dari reseller Arum yang mengalami kerugian sebesar Rp 10 juta. 

Sementara itu, Korban Nita Talia menyatakan, dirinya bergabung menjadi member dari reseller Faradiba Noer Laila pada akhir Desember 2021.

Dia mengaku sudah mentransferkan uang ke Faradiba sebanyak Rp 216 juta untuk investasi, yang baru dikembalikan Rp 5,6 juta. Total Rp 210,5 juta belum kembali, katanya.

Korban Quratul Aini Mufarihah mengaku menjadi member reseller Arum setelah melihat Instagram Arum.

Cara investasi bodong ini yakni dijanjikan balik modal sekitar 40 persen dari modal. Dia menderita kerugian Rp 104 juta, yang sudah dikembalikan Rp 26,6 juta. 

Kata Arum dijalankan sendiri, pas kasus keluar, ternyata dia tanam di Bilad, ujarnya. 

Korban Wilda mengaku juga menjadi member dari Arum, yang awalnya mengetahui dari Instagram dan tertarik.

Dia mengaku sudah mentransfer uang sebesar Rp 2,6 juta. Setelah meletus, akhirnya saya tahu ternyata dibalik Arum ada Bilad, ucapnya.

Korban Sherly Puspita Berlian ikut member Faradiba dan mengalami kerugian sebesar Rp 11,6 juta. Dari total diberi Rp 100 ribu dari farah.

Awal join member ke Faradiba katanya buat usaha, ternyata disetorkan Bilad, imbuhnya.

Korban Kanti Uji Untari mengakui sudah mentransfer tiga kali sebesar Rp 13,6 juta ke Faradiba. Saya dapat pencairan Rp 100 ribu, tinggal Rp13,5 juta, ujarnya. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#lamongan #investasi bodong